Tadarus Subuh ke-128: Ekofeminisme: Merajut Keseimbangan Ekosistem Melalui Perspektif dan Pengalaman Perempuan

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Minggu, 20 Oktober 2024


Ekofeminisme mengaitkan perjuangan lingkungan dengan pengalaman perempuan, melihat bahwa kerusakan alam dan penindasan terhadap perempuan seringkali berjalan beriringan. Dalam Islam, perempuan memiliki peran penting sebagai penjaga bumi (khalifah).

Melalui ekofeminisme, perspektif perempuan dapat berperan dalam merajut harmoni antara manusia dan lingkungan. Bagaimanakah peran perempuan yang berangkat dari pengalamannya, dapat diintegrasikan dengan konsep khalifah sebagai bentuk menjaga bumi?

Mari mengaji bersama: Ekofeminisme: Merajut Keseimbangan Ekosistem Melalui Perspektif dan Pengalaman Perempuan

Hari/Tanggal Minggu, 20 Oktober 2024
Waktu : 05.30 - 07.00 WIB
Narasumber : Siti Maimunah, Ph.D. a.k.a. Mai Jebing (Ekofemis, Direktur Mama Aleta Fund)
Narasumber : Faqihuddin Abdul Kodir (Penggagas Metode Mubadalah, Founder Mubadalah.id, Muallif Kitab Nabiyyurrahmah)
Link Video : https://www.youtube.com/watch?v=zjFRiTBBU4k