15.259
suntingan
(←Membuat halaman berisi '== LATAR BELAKANG == Dalam pentas sejarah, ulama tidak hanya sekedar sosok yang dianggap memiliki otoritas keagamaan dan pengetahuan, melainkan juga gerakan kemanusiaa...') |
|||
| Baris 44: | Baris 44: | ||
Selain isu-isu utama di atas, KUPI ke-2 juga membuka ruang untuk eksplorasi tema-tema lain yang selaras dengan paradigma rahmatan lil ‘alamin, akhlaq karimah, kemanusiaan, dan kesemestaan. Seperti tema-tema tentang difable, lanjut usia, buruh migran, perlindungan hak asasi manusia, bonus demografi, isu-isu anak muda dan milenial, isu-isu sustainable development goals (SDGs), pencegahan ekstrimisme kekerasan, kebijakan-kebijakan yang diskriminatif, pendidikan perempuan, dan tema-tema lain yang relevan, terutama tentang relasi keadilan gender. Tema-tema ini, dengan berbagai perspektif yang lebih luas, bisa dimunculkan dalam kegiatan-kegiatan tambahan (side events) yang dikelola oleh para mitra jaringan. | Selain isu-isu utama di atas, KUPI ke-2 juga membuka ruang untuk eksplorasi tema-tema lain yang selaras dengan paradigma rahmatan lil ‘alamin, akhlaq karimah, kemanusiaan, dan kesemestaan. Seperti tema-tema tentang difable, lanjut usia, buruh migran, perlindungan hak asasi manusia, bonus demografi, isu-isu anak muda dan milenial, isu-isu sustainable development goals (SDGs), pencegahan ekstrimisme kekerasan, kebijakan-kebijakan yang diskriminatif, pendidikan perempuan, dan tema-tema lain yang relevan, terutama tentang relasi keadilan gender. Tema-tema ini, dengan berbagai perspektif yang lebih luas, bisa dimunculkan dalam kegiatan-kegiatan tambahan (side events) yang dikelola oleh para mitra jaringan. | ||
== KEGIATAN-KEGIATAN == | |||
Isu-isu di atas, baik yang sentral maupun yang tambahan, akan menjadi substansi dalam berbagai rangkaian kegiatan KUPI ke-2, yang melimputi empat rumpun kegiatan berikut ini:Secara umum kegiatan Kongres KUPI terdiri dari kegiatan pra kongres dan penyeleng-garaan kongres itu sendiri. | |||
# Pra-KUPI, berupa kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan untuk menyongsong perhelatan Kongres di Pesantren [[Hasyim Asy’ari Bangsri]] Jepara. Kegiatan-kegiatan ini ada yang diselenggarakan kepanitaan pusat langsung, terutama yang mencakup kelima tema utama; dan ada yang diselenggarakan berbagai mitra dan jaringan KUPI seluruh Indonesia. Kegiatan Pra-KUPI ke-2 berupa lomba penulisan ulama perempuan, halaqah metodologi fatwa KUPI, halaqah isu-isu krusial bagi KUPI (pengelolaan sampah demi keberlanjutan lingkungan, kepemimpinan perempuan dalam melindungi bangsa dari idiologi intoleran dan kekerasan, pemaksaan perkawinan, perlindungan jiwa perempuan dari kehamilan akibat perkosaan, dan pemotongan genitelia perempuan); workshop-workshop dan seminar-seminar tentang isu-isu yang menjadi perhatian KUPI yang diselenggarakan mitra dan jaringan KUPI. Kegiatan-kegiatan ini dilakukan pada rentang Juli-November 2022 di berbagai daerah di Indonesia. | |||
# International Conference, yang diikuti lebih dari 20 negara sahabat tentang tema-tema sentral KUPI ke-2, yang bisa merefleksikan capaian dan tantangan untuk masa depan Islam dan perempuan di berbagai belahan dunia. Kegiatan ini akan diselenggarakan kepanitaan pusat bekerjasama dengan dan bertempat di UIN Walisongo Semarang, pada tanggal 23 November 2022. | |||
# Perhelatan Kongres ke-2, yang akan diikuti sedikitnya 1.200 peserta dan pengamat dari seluruh jaringan KUPI se-Indonesia, dan negara-negara sahabat, pada tanggal 24-26 November 2022. Kegiatan ini bertempat di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri Jepara Jawa Tengah. Kegiatan utama dalam Kongres ini adalah seminar nasional, halaqah paralel untuk tema-tema sentral, dan musyawarah keagamaan untuk lima isu krusial (pengelolaan sampah demi keberlanjutan lingkungan, kepemimpinan perempuan dalam melindungi bangsa dari idiologi intoleran dan penganjur kekerasan, pemaksaan perkawinan terutama pada perempuan dan anak, perlindungan jiwa perempuan dari kehamilan akibat perkosaan, dan pemotongan dan pelukaan genitelia perempuan). | |||
# Kegiatan-kegiatan tambahan, berupa pengajian, khataman, shalawatan, ziarah kubur, napak tilas tokoh-tokoh perempuan, festival budaya terutama terkait sosok Kartini dan Ratu Kalinyamat, pentas seni, pameran inovasi dan produk pengetahuan jaringan KUPI, digital exhibition tentang perjalanan KUPI, seminar dan workshop berbagai tema dan isu yang relevan, pasar souvenir dan kuliner, dan yang lain, yang diadakan dalam rentang waktu sebelum perhelatan Kongres KUPI ke-2, selama International Conference di UIN Semarang, maupun saat perhelatan Kongres di Pesantren Bangsri Jepara. | |||
== WAKTU DAN TEMPAT == | |||
Kongres Ulama Perempuan Indonesia ke-2 akan dilaksanakan secara langsung di Semarang dan Jepara, serta disiarkan secara live streaming melalui platform zoom dan media youtube. International Conference akan diselenggarakan pada hari Rabu, 23 November 2022 (28 Rabi’ul Akhir 1444 H), bertempat di Kampus UIN Walisongo Semarang. Sementara perhelatan Kongres akan diselengarakan pada Kamis-Sabtu, 24-26 November 2022 (29 Rabi’ul Akhir-2 Jumada al-Ula 1444 H), bertempat di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah. | |||
== PENYELENGGARA, MITRA UTAMA DAN PANITIA PELAKSANA == | |||
Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) ke-2 akan diselenggarakan oleh lima lembaga, yaitu [[Rahima]], [[Fahmina]], [[Alimat]], [[AMAN Indonesia]] dan Gusdurian. Sementara mitra utama dalam penyelenggaraan ini adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri Jepara. Di samping itu, ada berbagai lembaga dan organisasi lain yang juga bermitra untuk kesuksesan penyelenggaraan Kongres ini. | |||
Pelaksanaan Kongres menjadi tanggung-jawab kepanitiaan (terlampir), yang dipimpin panitia pengarah dan panitia pelaksana. Penanggung jawab dari tim kepanitiaan ini adalah [[Badriyah Fayumi]] (0878-8700-0145), sebagai Ketua Panitia Pengarah dan [[Masruchah]] (0878-8723-3388), sebagai Ketua Panitia Pelaksana. | |||
== MODEL KEMITRAAN == | |||
Kepanitiaan KUPI ke-2 menyambut kemitraan dari berbagai lembaga dan organisasi dalam penyelenggaraan Kongres ini. Kemitraan ini bersifat terbuka dan bertanggungjawab. Pada prinsipnya kemitraan akan dilakukakn dengan cara undangan resmi tim panitia KUPI maupun akan dibuka secara umum, dimana pihak mana saja yang sesuai dengan visi KUPI bisa mengajukan kemitraan. Ada tiga jenis pengelolaan kongres terkait kemitraan ini: | |||
# Pengelolaan Penuh Tim KUPI adalah pengelolaan yang dilakukan oleh tim KUPI bersama dengan mitra penyelenggara kongres yaitu UIN Walisongo Semarang dan Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri. Pengelolaan ini meliputi penyelenggaraan dua kegiatan besar yaitu konferensi internasional dan forum-forum kongres ulama perempuan. Bagian-bagian dari kongres yang secara ekslusif dikelola oleh panitia inti KUPI meliputi; keynote speech, konferensi internasional, workshop paralel internasional, seminar nasional saat Kongres, workshop paralel saat Kongres, musyawarah keagamaan, pleno kongres, perumusan pernyataan, hasil, dan rekomendasi KUPI, pembukaan dan penutupan kongres. | |||
# Pengelolaan Bersama Tim KUPI adalah model pengelolaan yang melibatkan mitra pendukung dan tim KUPI untuk mensukseskan berbagai kegiatan pra-KUPI, halaqah dan workshop paralel selama penyelenggaraan konferensi internasional dan selama kongres berjalan. Mitra pendukung bisa berasal dari pemerintah, masyarakat sipil, dan media yang memiliki kesamaan visi dan isu dengan KUPI. Sejumlah ruang terbuka untuk kemitraan internasional adalah pembukaan dan penutupan konferensi internasional, halaqah, seminar, workshop, dan exposure visit dimana peserta internasional terlibat aktif. Pengelolaan bersama ini menggunakan prinsip keterbukaan dan tanggungjawab. | |||
# Pengelolaan Mandiri oleh Mitra adalah model pengelolaan forum atau performa yang tidak perlu melibatkan tim panitia KUPI. Mitra cukup mengajukan usulan dan mendapatkan persetujuan dari KUPI, dan pihak KUPI akan memasukkan ke daftar daftar side events di dalam buku program. Pengelolaan model mandiri akan dilakukan untuk side events, baik itu yang sifatnya akademik, performa budaya, atau kunjungan tempat-tempat bersejarah. | |||
== PENUTUP == | |||
Kongres Ulama Perempuan Indonesia kedua (KUPI ke-2) merupakan hajatan bersama jaringan organisasi yang mendukung kerja-kerja ulama perempuan dalam meneguhkan peradaban berkeadilan. Kerja besar perlu dukungan banyak pihak, baik dari para ulama perempuan, institusi pesantren, perguruan tinggi islam, lembaga swadaya masyarakat, organisasi keagamaan, institusi think tank, media , lembaga negara, dan agensi PBB, serta para donatur. Segala pertanyaan lanjutan terkait detail berbagai hal mengenai Kongres dapat menghubungi Ketua Panitia Pengarah (Badriyah Fayumi, 0878-8700-0145) dan Ketua Panitia Pelaksana (Masruchah, 0878-8723-3388). | |||
[[Kategori:Dokumen KUPI2]] | [[Kategori:Dokumen KUPI2]] | ||