2024 Urgensi Mufti Perempuan Di Dunia Kontemporer Perspektif Mubadalah Dan Gender
| Judul | al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam |
|---|---|
| Seri | Vol. 13 No. 1 (2024) |
Tahun terbit | 2024-07-12 |
| ISBN | 2580-2755 |
| Nama Jurnal | : | al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam |
| Seri | : | Vol. 13 No. 1 (2024) |
| Tahun | : | 2024-07-12 |
| Judul Tulisan | : | Urgensi Mufti Perempuan Di Dunia Kontemporer Perspektif Mubadalah Dan Gender |
| Penulis | : | Muhammad Syarif Hidayat (Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang) |
Abstract
The mufti's position in society is very important in responding to the problems of the people. Moreover, in this contemporary era where science and technology are developing so rapidly. However, many women's problems do not receive serious attention. This research is intended to find out what is the position and involvement of women in a fatwa institution or becoming a mufti. How important its role is in the contemporary world is seen from the perspective of gender and gender. This research uses qualitative methods with a type of library research related to several related literature. This research also uses thematic analysis to identify the main themes that emerge from the data that has been collected. From this research, it is known that there is no provision or requirement that a mufti must be a man so that women who have adequate qualities and capabilities are worthy of being a mufti. Apart from that, the presence of female muftis in the contemporary era is very important to ensure gender justice in society, apart from being an enlightener and provider of solutions to people's problems, especially those related to women's issues. With an effective empowerment strategy, it is hopedthat female muftis can make a major contribution to realizing more equal gender justice in society.
Keywords: Mufti, Women, Contemporary, Mubadalah, Gender
Abstrak
Kedudukan mufti di tengah-tengah masyarakat sangatlah penting dalam merespon problematika umat. Terlebih lagi di era kontemporer ini dimana kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang demikian pesat. Namun, banyak permasalahan perempuan kurang mendapat perhatian yang serius. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana kedudukan dan keterlibatan perempuan dalam sebuah instusi fatwa atau menjadi seorang mufti? Seberapa penting peranannya di dunia kontemporer dilihat dari sudut pandang mubadalah dan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan yang berkaitan dengan beberapa literatur terkait. Penelitian ini juga menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari data yang telah dikumpulkan. Dari penelitian ini, diketahui bahwa tidak ada ketentuan atau persyaratan seorang mufti haruslah laki-laki, sehingga perempuan yang memiliki kualitas dan kapabilitas yang mumpuni layak menjadi seorang mufti. Selain itu, kehadiran mufti perempuan di era kontemporer sangat penting untuk memastikan keadilan gender dalam masyarakat, selain tentunya menjadi pencerah dan pemberi solusi problematika umat khususnya terkait dengan masalah perempuan. Dengan strategi pemberdayaan yang efektif, diharapkan mufti perempuan dapat memberikan kontribusi besar dalam mewujudkankeadilan gender yang lebih merata dalam masyarakat.
Kata Kunci: Mufti, Perempuan, Kontemporer, Mubadalah, Gender
Untuk membaca penuh artikel ini silahkan klik tautan berikut: https://ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/rasikh/article/view/1701