2024 Perspektif Qira'ah Mubadalah Terhadap Sikap Posesif Istri Kepada Suami
Info Artikel:
| Sumber Original | : | Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies |
| Seri | : | Vol. 6 No. 1, June (2024) |
| Tanggal Publikasi | : | 2024-07-03 |
| ISSN/eISSN | : | 2715-6699 / 2715-6672 |
| Penerbit | : | IAIN Ponorogo |
| Penulis | : | Mahmudha Nurkhovivah, Khaidarulloh |
| Artikel Lengkap | : | https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v6i1.9022 |
Abstract
Domestic violence is a global problem, including in Indonesia, with a high This research started from a case of domestic violence which experienced disharmony in carrying out its rights and obligations resulting in a wife's possessive attitude towards her husband. The formulation of the problem in the research is 1. What is Qira'ah Mubadalah's perspective on forms of possessive attitudes of wives in interpersonal relationships between husband and wife in Kauman District, Ponorogo Regency? and 2. What is Qira'ah Mubadalah's perspective on the rights and obligations of husband and wife in cases of possessive wives in Kauman District, Ponorogo Regency? This research is a type of qualitative field research. The analysis used in this research is descriptive analysis. The findings of this research show that the pattern of husband and wife relations in Kauman District, Ponorogo Regency, there is an imbalance in carrying out rights and obligations. The wife's possessive attitude creates discomfort and conflict, doubts the integrity of the family, and is contrary to the principle of Qira'ah Mubadalah. Marriage should be based on cooperation, mutual understanding, and balance in affection. A wife's possessive attitude which limits her husband in carrying out his obligations to earn a living can of course narrow the husband's career space and reduce his knowledge. This excessive control is not in line with Mubjadi's values which emphasize mutuality, partnership and cooperation. Gender equality is important to maintain family harmony.
Keywords: Qira'ah Mubadalah, Possessive, Wife dan Husband
Abstrak:
Penelitian ini berangkat dari kasus kekerasan rumah tangga yang mengalami ketidakharmonisan dalam menjalankan hak dan kewajiban sehingga timbulah sikap seorang istri yang posesif kepada suaminya. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1. Bagaimana perspektif Qira’ah Mubadalah terhadap bentuk-bentuk sikap posesif istri dalam hubungan interpersonal suami dan istri di Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo? dan 2. Bagaimana perspektif Qira’ah Mubadalah terhadap hak dan kewajiban suami istri dalam kasus istri yang posesif di Kecamatan Kauman, Kabupeten Ponorogo? Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif lapangan (field research). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa pola relasi suami istri di Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo terjadi ketidakseimbangan dalam menjalankan hak dan kewajiban. Sikap posesif istri menciptakan ketidaknyamanan dan konflik, meragukan keutuhan keluarga, dan bertentangan dengan prinsip Qira’ah Mubadalah. Pernikahan seharusnya berdasarkan kerjasama, saling pengertian, dan keseimbangan dalam kasih sayang. Sikap posesif istri yang membatasi suami dalam menjalankan kewajiban mencari nafkah, tentunya dapat menyempitkan ruang karir suami dan mengurangi pengetahuannya. Pengontrolan berlebihan ini tidak sejalan dengan nilai Mubadalah yang menekankan kesalingan, kemitraan, dan kerja sama. Kesetaraan gender penting untuk menjaga harmoni keluarga.
Kata kunci: Qira’ah Mubadalah, Posesif, Istri dan Suami