Perempuan dan Penentuan Otoritas Rumah Ibadat: Perbedaan revisi

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber Original |: |[https://www.tempo.co/arsip/nyai-pondok-penggores-puisi-907695 Tempo] |- |Penulis |: | |- |Tanggal Publikasi |: |04 Juli 201...')
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber Original
|Sumber Original
|:
|:
|[https://www.tempo.co/arsip/nyai-pondok-penggores-puisi-907695 Tempo]
|[https://magdalene.co/story/perempuan-dan-penentuan-otoritas-rumah-ibadat/ magdalene.co]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|
|[[Lies Marcoes]]
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|04 Juli 2016 00:00 WIB
|December 2, 2020
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://www.tempo.co/arsip/nyai-pondok-penggores-puisi-907695 Nyai Pondok Penggores Puisi]
|[https://magdalene.co/story/perempuan-dan-penentuan-otoritas-rumah-ibadat/ Perempuan dan Penentuan Otoritas Rumah Ibadat]
|}Perempuan pertama yang memimpin pondok pesantren. Simbol Pembaruan Islam dalam Isu Gender.  
|}Perempuan pertama yang memimpin pondok pesantren. Simbol Pembaruan Islam dalam Isu Gender.  



Revisi per 15 Juli 2025 21.12

Info Artikel

Sumber Original : magdalene.co
Penulis : Lies Marcoes
Tanggal Publikasi : December 2, 2020
Artikel Lengkap : Perempuan dan Penentuan Otoritas Rumah Ibadat

Perempuan pertama yang memimpin pondok pesantren. Simbol Pembaruan Islam dalam Isu Gender.

LANTUNAN ayat suci Al-Qur'an berkumandang di teras rumah pemimpin Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dengan sabar, sang pemimpin pondok pesantren, Nyai Hj. Masriyah Amva, 54 tahun, membimbing puluhan santri muda mendaras ayat. Sesuatu yang tak lazim dalam tradisi pesantren: perempuan memimpin pesantren.