Wapres Mendengarkan Poin Bahasan Kongres Ulama Perempuan Indonesia

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Info Artikel:

Sumber Original : antaranews
Tanggal Publikasi : 14 September 2022 | 22:38 WIB
Penulis : Desca Lidya Natalia
Artikel Lengkap : Wapres Mendengarkan Poin Bahasan Kongres Ulama Perempuan Indonesia
Wapres menerima kunjungan Panitia KUPI II

Jakarta (ANTARA)- Wakil presiden Ma'ruf Amin mendengarkan sejumlah agenda pembahasan yang Rencananya akan dibicarakan dalam Kongres ulama perempuan Indonesia (KUPI).

“Rombongan mengundang Wakil Presiden sekaligus berharap agar Wakil Presiden bisa menjadi pembicara utama di dalam Kongres ulama perempuan Indonesia. Kongres ini adalah kongres kedua yang akan rencananya diselenggarakan pada bulan November,” kata juru bicara Wapres Masduki Baidlowi di istana wakil presiden Jakarta, Rabu.

Wapres Ma'ruf Amin menerima Ketua Majelis musyawarah kutil beserta jajaran panitia Kopi II di istana wakil presiden Jakarta.

Masduki menyebut Wapres bersedia untuk hadir secara luring ataupun daring. Menurut Wapres, KUPI menjadi bagian penting dalam memberikan solusi solusi kenegaraan (makharij wathaniyyah) sebagaimana juga dilakukan oleh organisasi masyarakat (ormas) keagamaan pada umumnya di Indonesia.

“Selama ini yang namanya Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, ormas-ormas keagamaan lain memang membahas masalah keagamaan untuk kepentingan negara, jadi tidak untuk kepentingan semata-mata agama itu sendiri,” ungkap Masduki

Wapres pun berharap KUPI II akan melahirkan pemikiran-pemikiran penting dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan kenegaraan khususnya dalam membangun perspektif dan memperjuangkan kesetaraan gender.

“Kongres Ulama Perempuan Indonesia ini diharapkan pikiran-pikiran produktifnya untuk membangun negara menjadi bagian dari suatu negara, termasuk dalam perspektif perempuan,” tambah  Masduki.

KUPI pertama kali diselenggarakan pada 2017 di Cirebon yang melahirkan Ikrar “Kebun Jambu”, yaitu tiga pandangan keagamaan KUPI tentang perlindungan anak dari pernikahan, kekerasan seksual dan kerusakan alam; rekomendasi tentang kebangsaan kemanusiaan dan kesemestaan; serta pendirian Ma'had Ayi untuk mencetak kader ulama perempuan.

Selama periode 2017 sampai 2022, berbagai capaian telah dilakukan oleh KUPI, antara lain, dalam rekognisi ulama perempuan melalui diseminasi hasil dan perspektifnya ke dunia internasional serta afirmasi ulama perempuan lewat kaderisasi ulama perempuan.

Selain itu terbentuknya ulama perempuan jaringan KUPI serta kupipedia.id sebagai ensiklopedia digital seputar KUPI yang diluncurkan pada 27 November 2021.

KUPI juga melakukan sejumlah advokasi edukasi secara liar dan daring serta konsolidasi gerakan dan pemikiran. KUPI terus mengembangkan kemitraan dan jaringan dengan majelis-majelis taklim, pondok pesantren, maupun ormas keagamaan

Turut hadir dalam pertemuan tersebut anggota panitia pengarah KUPI II Marzuki Wahid, Ketua Umum Panitia Pelaksana Masruchah dan Ketua Panitia Pelaksana Kupi II Pera Sopariyanti.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Rani Yustika, Deputi  Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintah dan Wawasan Kebangsaan Felix Fernando Wanggai, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Presiden dan Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Muhammad Imam Aziz serta Staf Khusus Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas.