Menyemai Bibit Keulamaan Perempuan

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Info Artikel

Sumber Original : swararahima
Penulis :
Tanggal Publikasi : 3 April 2018
Artikel Lengkap : Menyemai Bibit Keulamaan Perempuan

Terletak tak jauh dari jalan raya antara Bandung-Majalengka, pondok pesantren Kebon Jambu Al Islamy didirikan. Pondok pesantren ini cukup menarik karena pesantren tersebut kini dipimpin oleh seorang perempuan, Nyai Hj. Masriyah Amva. Pada 26-27 April lalu, pesantren yang asri tersebut dijadikan tempat untuk perhelatan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI).

Sejarah dan Pendidikan Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy

Pondok pesantren Kebon Jambu Al-Islamy didirikan oleh K.H Muhammad dan istrinya Nyai Hj. Masriyah Amva pada 20 November 1993 di atas tanah wakaf di Babakan Ciwaringin Cirebon yang diberikan sang mertua, KH. Amrin Hanan. Dalam sejarahnya, daerah Babakan sering disebut sebagai babak awal perkembangan pendidikan Islam di Cirebon pada abad XVI, dengan tokoh pertamanya Kyai Jatira.

Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy mengajarkan kitab-kitab klasik (kitab kuning) dengan  metode bandongan. Pesantren tersebut menyelenggarakan pendidikan agama dengan metode madrasah dengan mendirikan Madrasah Tahsinul Akhlak Salafiyah (MTAS) pada 1987. Metode ini diperuntukkan bagi santri yang mengkhususkan diri belajar keilmuan pendidikan Islam dan melestarikan kebiasaan musyawarah bagi santri tingkat 1 sampai dengan 6. Beragam bentuk pembelajaran di pesantren dimotivasi oleh tanggung jawab pesantren untuk memfasilitasi santri-santri yang tidak mengikuti sekolah formal. Namun, dalam perkembangannya kini pondok pesantren Kebon Jambu Al Islamy dilengkapi dengan hadirnya pendidikan formal melalui pendirian SMPTP, MATP dan Ma’had Aly di bawah naungan Yayasan Tunas Pertiwi.

Program pendidikan formal di pesantren yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan nasional ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan tindak lanjut pendidikan para santri kelak. Pesantren juga memperbolehkan santrinya untuk melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di wilayah Cirebon, baik di perguruan tinggi agama seperti IAIN Cirebon, ISIF, STAI Al Biruni, maupun di perguruan tinggi umum seperti UNSWAGATI dan lain-lain. . . . . .