Jangan Pernah Lupakan Sayyidah Hajar

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Yuk kita saksikan penyampaian dari Nyai Badriyah Fayumi berikut ini.


JANGAN PERNAH LUPAKAN SAYYIDAH HAJAR

Oleh : Badriyah Fayumi

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

Saat mengenang peristiwa qurban

Saat mengambil pelajaran dan hikmah Idul Adha

Saat menapak tilas ritual haji  

Saat menyebut Ibrahim dan Ismail Alaihimas Salam

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena sejarah Mekkah yang mendunia sampai sekarang

dengan air mukjizat bernama zamzam

bermula dari keyakinan, harapan dan kerja kerasnya yang amat sangat mengagumkan

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena keyakinannya akan janji Tuhan

yang menjamin kehidupan

adalah keyakinan yang tak tergoyahkan

hingga mampu mengalahkan rasa sepi , takut, marah dan tersia-siakan

lantaran ditinggalkan di lembah tandus tanpa pepohonan,

air dan kerumunan orang

hanya berdua dengan bayinya yang masih dalam gendongan

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena perasaan halusnya kepada sesama perempuan

membuatnya rela pergi menjauh

demi menjaga perasaan sarah yang mulia dan dihormatinya tak runtuh,

dan perkawinannya dengan Ibrahim tetap utuh

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena ia telah membuktikan salahnya stigma

bahwa perempuan itu penggoda dan mudah tergoda

Sayyidah Hajar sebaliknya

Ia sangat digdaya

Menghadapi rayuan maut setan yang tak henti menggoda

agar tak menyerahkan anak semata wayang yang dikasihinya

yang telah dengan susah payah dibesarkannya

Sayyidah Hajar yang digdaya

tak mempan godaan setan

yang memanfaatkan naluri keibuan

untuk menolak perintah Tuhan

yang tak bisa dimengerti oleh nalar kebanyakan:

mengorbankan putra tersayang

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena pengorbanannya yang tak terperi

diabadikan dalam wajib haji

yang paling mengharuskan mawas diri:

Melempar tiga jumrah beberapa hari

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena ia telah menjadi simbol

adanya kesetaraan ras dan kedudukan sosial

Sayyidah Hajar yang mulanya sahaya

telah menjadi inspirasi abadi bagi dunia

lantaran kekuatan imannya, kedahsyatan lakon hidupnya, keluarbiasaan karakternya,

bukan karena keturunannya dan kebangsawanannya

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena tanpa keikhlasan, kepasrahan, keberanian dan kesabarannya

Ibrahim takkan sempurna menjalankan perintah Tuhannya

karena tanpa pengorbanan, kasih sayang dan pendidikan rabbaniyahnya

Ismail kecil mungkin tak menjadi anak yang berbudi dan berbakti tiada tara

di usia yang masih belia

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena mekkah yang berkah

Zamzam yang terus melimpah

Sa’i dan lempar jumrah

sampai kelahiran Muhammad Rasulullah

adalah tak lepas dari keberadaannya

Maka,

Jangan pernah lupakan Sayyidah Hajar

karena melupakannya

adalah melupakan peran ketuhanan dan kemanusiaan perempuan

karena melupakan

adalah melupakan separuh peradaban


Tafakkur Perempuan

Badriyah Fayumi Mahasina,

Pondok Gede

Idul Adha 1441 H