Tadarus Subuh: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
31 bita ditambahkan ,  23 Juni 2023 05.53
Baris 134: Baris 134:
|Dr. [[Faqihuddin Abdul Kodir]] (Penulis buku Perempuan (Bukan) Sumber Fitnah!)
|Dr. [[Faqihuddin Abdul Kodir]] (Penulis buku Perempuan (Bukan) Sumber Fitnah!)
|}
|}
Ada banyak narasi yang membuat perempuan terbatas untuk berpartisipasi di ruang publik. Salah satu narasi yang sering didengungkan adalah  perempuan sebagai aurat. Aurat seringkali diartikan sebagai sesuatu yang harus ditutup, tidak ditampilkan atau ditampakkan menjadi pendukung pemahaman sebaiknya perempuan tidak boleh keluar rumah. Bagaimana memaknai konsep aurat agar perempuan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengekspresikan dirinya? Lantas apakah benar bahwa seluruh tubuh perempuan adalah aurat sehingga tidak diperbolehkan keluar dan membaur di ruang publik? Bagaimana perspektif mubadalah menanggapi narasi perempuan adalah aurat?  
Ada banyak narasi yang membuat perempuan terbatas untuk berpartisipasi di ruang publik. Salah satu narasi yang sering didengungkan adalah  perempuan sebagai aurat. Aurat seringkali diartikan sebagai sesuatu yang harus ditutup, tidak ditampilkan atau ditampakkan menjadi pendukung pemahaman sebaiknya perempuan tidak boleh keluar rumah. Bagaimana memaknai konsep aurat agar perempuan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengekspresikan dirinya? Lantas apakah benar bahwa seluruh tubuh perempuan adalah aurat sehingga tidak diperbolehkan keluar dan membaur di ruang publik? Bagaimana perspektif mubadalah menanggapi narasi perempuan adalah aurat?
 
<youtube>76WKFE7LIm0</youtube>


== Larangan Khalwat dengan Perempuan ==
== Larangan Khalwat dengan Perempuan ==

Menu navigasi