Ijtihad: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
26 bita ditambahkan ,  12 Januari 2022 05.02
k
tidak ada ringkasan suntingan
(Isi konten utama)
 
k
Baris 89: Baris 89:
 Secara akal kenapa ijtihad perlu dibuka adalah jumlah nash-nash dalam al-Qur’an dan al-Sunnah sangat terbatas. Sedangkan kejadian dan masalah-masalah baru terus terjadi, tanpa henti. Dalam ruang ini, ijtihad hadir untuk memberikan jawaban.<ref>Abdussalam Thawilah, ''Atsar al-Lughawi fi ikhtilaf al-Ushuliyin,'' (Beirut: Dar al-Fikr, 2005), halaman 36. </ref>
 Secara akal kenapa ijtihad perlu dibuka adalah jumlah nash-nash dalam al-Qur’an dan al-Sunnah sangat terbatas. Sedangkan kejadian dan masalah-masalah baru terus terjadi, tanpa henti. Dalam ruang ini, ijtihad hadir untuk memberikan jawaban.<ref>Abdussalam Thawilah, ''Atsar al-Lughawi fi ikhtilaf al-Ushuliyin,'' (Beirut: Dar al-Fikr, 2005), halaman 36. </ref>


 
Oleh: Ahmad Husain Fahasbu


[[Kategori:Konsep Kunci]]
[[Kategori:Konsep Kunci]]
Trusted, Pengurus
15

suntingan

Menu navigasi