15.259
suntingan
| Baris 18: | Baris 18: | ||
|} | |} | ||
Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah [[Nur Rofiah]] menggelar Ngaji Keadilan Gender (KGI). Lewat forum dakwah yang digagasnya sejak Ramadan dua tahun lalu itu, doktor ilmu Al-Qur'an dan tafsri yang mengajar di Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an Jakarta Selatan ini memperjuangkan keadilan gender bagi perempuan. Nur berupaya membangun kesadaran tentang kemanusiaan perempuan yang setara dengan laki-laki. Dia berkenalan dengan isu keadilan gender saat masih kuliah di Institut Agama Islam Negeri Sunan Kajijaga Yogyakarta, pada 1990an. Saat itu sedang ramai isu gender dihubungkan dengan Islam di Indonesia. | Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah [[Nur Rofiah]] menggelar Ngaji Keadilan Gender (KGI). Lewat forum dakwah yang digagasnya sejak Ramadan dua tahun lalu itu, doktor ilmu Al-Qur'an dan tafsri yang mengajar di Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an Jakarta Selatan ini memperjuangkan keadilan gender bagi perempuan. Nur berupaya membangun kesadaran tentang kemanusiaan perempuan yang setara dengan laki-laki. Dia berkenalan dengan isu keadilan gender saat masih kuliah di Institut Agama Islam Negeri Sunan Kajijaga Yogyakarta, pada 1990an. Saat itu sedang ramai isu gender dihubungkan dengan Islam di Indonesia. | ||
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]] | [[Kategori:Jejak Nur Rofiah]] | ||