Tadarus Subuh ke-139: Al-Qur'an Sebagai Sumber Etika Hukum Keluarga Islam: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi '''Minggu, 09 Februari 2025'' Akhlak hukum keluarga dalam Al-Qur'an merupakan landasan penting dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Al-Qur'...')
 
Baris 3: Baris 3:




Akhlak hukum keluarga dalam Al-Qur'an merupakan landasan penting dalam membangun keluarga yang [[sakinah]], mawaddah, warahmah. Al-Qur'an memberikan panduan yang komprehensif tentang hak dan kewajiban antar anggota keluarga, serta akhlak yang harus dijunjung tinggi dalam kehidupan berumah tangga.
Al-Qur'an adalah sumber utama semua ajaran Islam, termasuk akhlak dalam hukum keluarga.


Lantas bagaimana al-Qur'an menggambarkan akhlak dalam relasi keluarga?
Membaca ayat-ayat hukum keluarga dalam Al-Qur'an seharusnya tidak berhenti pada pembahasan hukum fikih semata namun dilanjutkan dengan upaya menemukan misi akhlak mulia yang menjadi visi Al-Qur'an.


Bagaimana gambaran keluarga ideal dalam pandangan Islam?
Apa saja misi akhlak mulia yang menjadi visi Al-Qur'an?


Mari mengaji bersama dalam: [[Tadarus Subuh]] | Pertemuan ke-138: Akhlak [[Hukum Keluarga]] dalam al-Qur'an
Bagaimana implementasi nyata menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber akhlak dalam hukum keluarga?
 
Mari mengaji bersama dalam:
 
[[Tadarus Subuh]] | Pertemuan ke-139: Al-Qur'an Sebagai Sumber Etika [[Hukum Keluarga]] Islam
{|
{|
|Hari/Tanggal
|Hari/Tanggal
Baris 18: Baris 22:
|:
|:
|05.30 - 07.00 WIB
|05.30 - 07.00 WIB
|-
|Narasumber
|:
|Prof. Dr. Hj. Umma Farida, Lc., MA. (Dosen IAIN Kudus, Sekretaris PW Muslimat NU Jawa Tengah)
|-
|-
|Narasumber
|Narasumber

Menu navigasi