Ragam Pemaknaan Ayat-Ayat tentang Bidadari Surga: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber |: |[https://rahma.id/ Rahma.id] |- |Penulis |: |Izza Royyani (''Alumni UIN Sunan Kalijaga. Berminat dalam kajian perempuan dan agama''...')
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://rahma.id/ Rahma.id]
|[https://tafsiralquran.id/ragam-pemaknaan-ayat-ayat-tentang-bidadari-surga/ tafsiralquran.id]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Izza  Royyani (''Alumni UIN Sunan Kalijaga. Berminat dalam kajian perempuan dan  agama'')
|Mida Hardianti
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|16 Mei  2021
|18/02/2021
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://rahma.id/faqihuddin-abdul-kodir-qiraah-mubaadalah/ Faqihuddin Abdul Kodir dan Teori Qira’ah Mubaadalah untuk  Relasi Kesalingan]
|[https://tafsiralquran.id/ragam-pemaknaan-ayat-ayat-tentang-bidadari-surga/ Ragam Pemaknaan Ayat-Ayat tentang Bidadari Surga]
|}
|}
Wacana keadilan gender dalam agama pada era post-modern ini semakin menunjukkan kekuatannya. Bagaimana tidak, pada era ini banyak cendekiawan muslim yang mencoba merumuskan metodologi untuk membaca teks sumber Islalm yang masih sering diinterpretasi secara kurang tepat, atau bahkan mendiskriminasikan perempuan. Faqihudin Abdul Kodir, merupakan salah satu nama cendekiawan muslim Indonesia yang turut memberikan andil dalam hal ini
Mukjizat bahasa [[Al-Qur’an]] yang bersifat multi interpetatif atau berpeluang menimbukan perbedaan penafsiran, hal tersebut nyatanya tak terkecuali pada ayat-ayat eskatologis. Konsep pemaknaan bidadari surga misalnya yang memiliki ragam penafsiran atau bahkan telah terjadi reinterpretasi (pemaknaan ulang).


Faqihuddin Berasal dari Cirebon, Jawa Barat.  Mengawali rihlah menjadi  santri di Dar al-[[Tauhid]] Arjawinangun, Cirebon (1983-1989).  Pendidikan Sarjananya ia tempuh di Damaskus-Syiria dengan mengambil ''double degree'' Fakultas Dakwah Abu Nur (1989-1995) dan Fakultas Syari’ah Universitas Damaskus (1990-1996). Jenjang Master secara resmi ia tempuh di International Islamic University Malaysia pada bidang pengembangan fiqih zakat (1996-1999). Sepuluh tahun kemudian, ia melanjutkan studi doktor di Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS), UGM Yogyakarta (2009-2015).
Bidadari surga yang secara arus ''mainsteam'' tafsir diartikan sebagai sosok perempuan cantik yang disediakan hanya untuk mukmin laki-laki, kini mulai didiskusikan kembali dalam ranah [[tafsir Al-Qur’an]]. Berikut ragam pemaknaan ayat-ayat tentang bidadari surga dari klasik hingga kontemporer.
 
Lafad yang digunakan Al-Qur’an untuk menunjukkan pendamping di surga -bidadari- sangat beragam. Lafad-lafad tersebut di antaranya ''hūr’īn, qāsirātu tarf, kawāiba atrāba, khairātun hisān, lu’lu al-maknūn, abkāra, baidū maknūn, ‘uruban atrāba,'' dan ''azwājun muthaharatun.'' Lafad tersebut tersebar dalam beberapa surat di antaranya Q.S Shad : 52, al-Waqiah : 22, as-Shaffat : 48-49, ad-Dukhan : 54, at-Thur: 20, an-Naba : 33, al-Baqarah : 25, ali-Imran : 15, an-Nisa : 57, dan ar-Rahman : 56.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]

Menu navigasi