Bagaimana Jika Isteri Lebih Mampu Menjadi Pemimpin?

Ketika suami dianggap pemimpin sebagaimana Imam sholat, maka suami memiliki hak penuh untuk diikuti dan ditaati sebagaimana Imam dalam sholat. Dampaknya, jika kepemimpinan suami dalam rumah tangga adalah kepemimpinan yang dzalim, tidak memiliki kemampuan menjadi pemimpin yang adil, mengayomi, dan memberi perlindungan, maka kedzaliman akan terjadi. Misal isteri bekerja untuk kebutuhan ekonomi rumah tangga, sementara suami tidak memberi nafkah dan minta dilayani , laksana raja. Tentu saja hal ini bertentangan dengan ajaran Islam. Karena sesungguhnya Islam hadir justru sebagai rahmat yang berjuang menghentikan segala bnetuk kedzaliman.