Dr. KH. Faqihuddin Abdul Kodir dan Qiraah Mubadalah (Bagian 1)
Revisi per 9 Juli 2025 02.47 oleh Agus Munawir (bicara | kontrib)
Info Artikel
| Sumber | : | Mubadalah.id |
| Penulis | : | Mamang Haerudin |
| Tanggal Publikasi | : | 03/09/2019 |
| Artikel Lengkap | : | Dr. KH. Faqihuddin Abdul Kodir dan Qiraah Mubadalah (Bagian 1) |
Mubadalah.id – Sejak dahulu kuliah, saat harus menghadapi berbagai literatur, saya lumayan cepat dibuat gelisah. Ya gelisah karena hampir semua literatur–yang saya jadikan bahan perkualiahan–di mana teori dan metodologinya diambil dari para akademisi, cendekiawan atau intelektual di luar Indonesia. Lalu saya–semacam–menggerutu, apa memang tidak ada satu orang pandai di Indonesia yang mampu membuat teori dan metodologi?
Saya semakin gelisah, lalu para akademisi pendahulu kita selama ini berbuat apa saja, sehingga karya-karyanya seperti “tidak laku” di pentas akademisi dan perguruan tinggi di dunia.