Mengkaji Makna Baligh dalam Pandangan Islam (Part 4): Perbedaan revisi
Loncat ke navigasi
Loncat ke pencarian
Tag: VisualEditor |
|||
| Baris 23: | Baris 23: | ||
[[Kategori:Khazanah]] | [[Kategori:Khazanah]] | ||
[[Kategori:Video | [[Kategori:Video Ngaji]] | ||
[[Kategori:Ngaji Alimat]] | |||
[[Kategori:Belajar Islam]] | [[Kategori:Belajar Islam]] | ||
Revisi terkini pada 23 April 2025 04.53
Saat ini seperti yang kita tahu bahwa mendiskusikan mengenai apa keuntungannya ketika perempuan memasuki dunia pernikahan di usia yang matang. Kemudian apa dampak negatifnya ketika usianya terlalu dini untuk memasuki perkawinan?
Juga banyak persoalan-persoalan lain yang kemudian membuat kami di Alimat menganggap penting kembali kita mengkaji makna baligh dalam pandangan Islam sesungguhnya apa? Dan akan berdampak apa pada realitas di Indonesia?
Yuk simak bincang belajar Islam bersama Alimat.
| Pembawa Acara | : | Lolly Suhenty (Anggota Alimat) |
| Narasumber 1 | : | Dr. Nur Rofiah (Dosen PTIQ dan Anggota Alimat) |
| Narasumber 2 | : | Nani Zulminarni (Koordinator Nasional PEKKA) |
| Link Video | : | https://www.youtube.com/watch?v=Mj-Cnqy7L1I |