Badriyah Fayumi: Perkawinan Anak Pintu Menuju Generasi Lemah: Perbedaan revisi
Loncat ke navigasi
Loncat ke pencarian
| Baris 17: | Baris 17: | ||
|[https://koran.tempo.co/read/tamu/460234/perkawinan-anak-tinggi-selama-pandemi-badriyah-fayumi-menilai-itu-memprihatinkan Badriyah Fayumi: Perkawinan Anak Pintu Menuju Generasi Lemah] | |[https://koran.tempo.co/read/tamu/460234/perkawinan-anak-tinggi-selama-pandemi-badriyah-fayumi-menilai-itu-memprihatinkan Badriyah Fayumi: Perkawinan Anak Pintu Menuju Generasi Lemah] | ||
|} | |} | ||
[[Badriyah Fayumi]] gelisah melihat data banyaknya kasus kawin anak selama masa pandemi covid-19. Angkanya lebih dari 24 ribu kasus. Salah satu inisiator Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) tersebut menilai fakta itu sangat memprihatinkan. "kalau kecil-kecil sudah dikawinkan, ini jalan menuju generasi lemah," kata Nyai Badriyah kepada Dian Yuliastuti dari Tempo melalui aplikasi pesan, kemarin. | |||
[[Kategori:Jejak Badriyah Fayumi]] | [[Kategori:Jejak Badriyah Fayumi]] | ||
Revisi terkini pada 24 September 2024 02.15
Info Artikel
| Sumber | : | koran.tempo.co |
| Penulis | : | - |
| Tanggal Publikasi | : | Sabtu, 28 November 2020 |
| Artikel Lengkap | : | Badriyah Fayumi: Perkawinan Anak Pintu Menuju Generasi Lemah |
Badriyah Fayumi gelisah melihat data banyaknya kasus kawin anak selama masa pandemi covid-19. Angkanya lebih dari 24 ribu kasus. Salah satu inisiator Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) tersebut menilai fakta itu sangat memprihatinkan. "kalau kecil-kecil sudah dikawinkan, ini jalan menuju generasi lemah," kata Nyai Badriyah kepada Dian Yuliastuti dari Tempo melalui aplikasi pesan, kemarin.