15.259
suntingan
| Baris 4: | Baris 4: | ||
AD. Kusumaningtyas beraktivitas di [[Rahima]] sejak tahun 2000-2018. Pada tahun 2017, saat masih menjabat sebagai Koordinator Pengembangan dan Penelitian di Rahima, ia terlibat sebagai divisi pokja pra Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) yang bertugas untuk menyusun konsep, memperkenalkan KUPI kepada para pihak termasuk pemerintah, kedutaan, organisasi masyarakat keagamaan, dan instansi terkait, merencanakan kegiatan, hingga menggalang dukungan dari berbagai pihak. | AD. Kusumaningtyas beraktivitas di [[Rahima]] sejak tahun 2000-2018. Pada tahun 2017, saat masih menjabat sebagai Koordinator Pengembangan dan Penelitian di Rahima, ia terlibat sebagai divisi pokja pra Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) yang bertugas untuk menyusun konsep, memperkenalkan KUPI kepada para pihak termasuk pemerintah, kedutaan, organisasi masyarakat keagamaan, dan instansi terkait, merencanakan kegiatan, hingga menggalang dukungan dari berbagai pihak. | ||
== Riwayat Hidup == | == Riwayat Hidup == | ||
Perempuan yang akrab disapa Nining ini lahir dari pasangan M. Ichsanuddin (w. 2007) dan Rochmatul Laili (w. 2017), sebagai anak sulung dari empat bersaudara (tiga perempuan dan satu laki-laki). Nining menikah dengan M.A. Sofwan Hadi pada 18 Februari 2012 setelah berkenalan secara. Saat ini suaminya tercatat sebagai pengajar di salah satu Sekolah Tinggi Agama Islam di Cianjur. Dalam keseharian, Nining dan suami selalu berbagi peran, baik domestik maupun publik. Pekerjaan mencuci dan menyetrika baju yang paling dibenci Nining dengan senang hati dilakukan oleh suaminya. | Perempuan yang akrab disapa Nining ini lahir dari pasangan M. Ichsanuddin (w. 2007) dan Rochmatul Laili (w. 2017), sebagai anak sulung dari empat bersaudara (tiga perempuan dan satu laki-laki). Nining menikah dengan M.A. Sofwan Hadi pada 18 Februari 2012 setelah berkenalan secara. Saat ini suaminya tercatat sebagai pengajar di salah satu Sekolah Tinggi Agama Islam di Cianjur. Dalam keseharian, Nining dan suami selalu berbagi peran, baik domestik maupun publik. Pekerjaan mencuci dan menyetrika baju yang paling dibenci Nining dengan senang hati dilakukan oleh suaminya. | ||
| Baris 16: | Baris 14: | ||
Sejak kuliah di UGM, Nining aktif di Divisi Wanita Musala Fisipol UGM. Saat itu, hatinya terusik oleh kegelisahan dan pertanyan-tanyaan tentang perempuan; ketimpangan relasi dan kekerasan, yang semuanya dilegitimasi oleh dalil agama. Setelah bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Nining mulai mendapatkan gambaran utuh mengenai isu perempuan dan gender. Atas kerja-kerja aktifnya di HMI dan konsennya pada isu perempuan, ia menapaki jenjang pengkaderan yang sebagian besar dilalui melalui jalur Korps HMI Wati (KOHATI) mulai dari Komisariat, Cabang, Badko, dan Pengurus Besar. Hingga akhirnya, ia dipercaya untuk menjadi Ketua Umum KOHATI PB HMI untuk periode jabatan 1999-2001. | Sejak kuliah di UGM, Nining aktif di Divisi Wanita Musala Fisipol UGM. Saat itu, hatinya terusik oleh kegelisahan dan pertanyan-tanyaan tentang perempuan; ketimpangan relasi dan kekerasan, yang semuanya dilegitimasi oleh dalil agama. Setelah bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Nining mulai mendapatkan gambaran utuh mengenai isu perempuan dan gender. Atas kerja-kerja aktifnya di HMI dan konsennya pada isu perempuan, ia menapaki jenjang pengkaderan yang sebagian besar dilalui melalui jalur Korps HMI Wati (KOHATI) mulai dari Komisariat, Cabang, Badko, dan Pengurus Besar. Hingga akhirnya, ia dipercaya untuk menjadi Ketua Umum KOHATI PB HMI untuk periode jabatan 1999-2001. | ||
== Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | == Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | ||
Interaksi Nining yang instens dengan organisasi perempuan dan organisasi non pemerintah, membawa minatnya untuk aktif di [[lembaga]] swadaya masyarakat. Menjelang akhir masa kepengurusannya sebagai Ketua Umum KOHATI PB HMI, Nining mulai bergabung dengan Rahima sebagai peneliti. Tak lama setelah itu, Nining dipercaya sebagai Koordinator Penelitian dan Pengembangan Rahima. Sebagai koordinator bidang, Nining terlibat penuh dalam merumuskan program-program pemberdayaan yang ditujukan untuk [[tokoh]] agama, ulama perempuan, guru, dan santri yang menjadi sasaran kerja-kerja Rahima. Selain itu, Nining juga bertanggung jawab atas publikasi semua produksi pengetahuan Rahima, mulai dari website, majalah ''Swara Rahima'', suplemen, dan buku-buku bertema Islam dan perempuan. | Interaksi Nining yang instens dengan organisasi perempuan dan organisasi non pemerintah, membawa minatnya untuk aktif di [[lembaga]] swadaya masyarakat. Menjelang akhir masa kepengurusannya sebagai Ketua Umum KOHATI PB HMI, Nining mulai bergabung dengan Rahima sebagai peneliti. Tak lama setelah itu, Nining dipercaya sebagai Koordinator Penelitian dan Pengembangan Rahima. Sebagai koordinator bidang, Nining terlibat penuh dalam merumuskan program-program pemberdayaan yang ditujukan untuk [[tokoh]] agama, ulama perempuan, guru, dan santri yang menjadi sasaran kerja-kerja Rahima. Selain itu, Nining juga bertanggung jawab atas publikasi semua produksi pengetahuan Rahima, mulai dari website, majalah ''Swara Rahima'', suplemen, dan buku-buku bertema Islam dan perempuan. | ||
| Baris 23: | Baris 19: | ||
Dengan pengetahuannya tentang perempuan dan Islam serta kemampuannya dalam fasilitasi, Nining kerap diundang sebagai fasilitator dan pembicara di berbagai workshop, seminar, dan pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah, NGO, dan perguruan tinggi. Nining juga aktif menyuarakan pandangan tentang Islam dan perempuan di dalam pertemuan atau konferensi internasional, seperti di Chile, Lebanon, Bangkok, Vietnam, Thailand, Pakistan, dan Amerika Serikat. | Dengan pengetahuannya tentang perempuan dan Islam serta kemampuannya dalam fasilitasi, Nining kerap diundang sebagai fasilitator dan pembicara di berbagai workshop, seminar, dan pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah, NGO, dan perguruan tinggi. Nining juga aktif menyuarakan pandangan tentang Islam dan perempuan di dalam pertemuan atau konferensi internasional, seperti di Chile, Lebanon, Bangkok, Vietnam, Thailand, Pakistan, dan Amerika Serikat. | ||
Untuk memantau implementasi International Convention on Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) di Indonesia, sejak tahun 2006- 2018, Nining terlibat aktif dalam CEDAW Working Group Initiative (CWGI), sebuah jaringan LSM pemantauan pelaksanaan CEDAW. Di CWGI Nining sangat aktif melakukan sosialisasi, pemantauan dan tidak segan melakukan kritik dan advokasi agar CEDAW terlaksana. Pada tahun 2018, Nining dipercaya sebagai konsultan pada projek pengembangan strategi advokasi pada sunat perempuan melalui intervensi berbasis keluarga yang diselenggarakan oleh kerja sama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan UNFPA, Juli November 2018. | Untuk memantau implementasi International Convention on Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) di Indonesia, sejak tahun 2006- 2018, Nining terlibat aktif dalam CEDAW Working Group Initiative (CWGI), sebuah [[jaringan]] LSM pemantauan pelaksanaan CEDAW. Di CWGI Nining sangat aktif melakukan sosialisasi, pemantauan dan tidak segan melakukan kritik dan advokasi agar CEDAW terlaksana. Pada tahun 2018, Nining dipercaya sebagai konsultan pada projek pengembangan strategi advokasi pada sunat perempuan melalui intervensi berbasis keluarga yang diselenggarakan oleh kerja sama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan UNFPA, Juli November 2018. | ||
Aktivisme dan ketertarikan Nining pada isu perempuan dan Islam mengantarkannya untuk aktif di [[Alimat]], jaringan aktivis hak-hak perempuan untuk kesetaraan dan keadilan untuk keluarga Muslim di Indonesia, sejak tahun 2009. Pada tahun 2015-2019, Nining menjadi salah satu anggota Divisi Advokasi Alimat. Nining bersama-sama dengan koleganya di Alimat menyuarakan isu perempuan dan Islam melalui program Belajar Islam yang tayang secara reguler di MNC Muslim. | Aktivisme dan ketertarikan Nining pada isu perempuan dan Islam mengantarkannya untuk aktif di [[Alimat]], jaringan aktivis hak-hak perempuan untuk kesetaraan dan keadilan untuk keluarga Muslim di Indonesia, sejak tahun 2009. Pada tahun 2015-2019, Nining menjadi salah satu anggota Divisi Advokasi Alimat. Nining bersama-sama dengan koleganya di Alimat menyuarakan isu perempuan dan Islam melalui program Belajar Islam yang tayang secara reguler di MNC Muslim. | ||
| Baris 32: | Baris 28: | ||
Perjalanan dua puluh tahun menggeluti isu perempuan tidak selalu mulus. Stigma negatif pernah ia dapatkan saat masih lajang di usia 38 tahun. Tak jarang Nining juga mendapatkan cap sebagai orang liberal, hingga menerima SMS dengan pesan pelecehan seksual. Bagi Nining, tanggapan negatif seperti itu adalah konsekuensi atas perjuangan yang dilakukan. | Perjalanan dua puluh tahun menggeluti isu perempuan tidak selalu mulus. Stigma negatif pernah ia dapatkan saat masih lajang di usia 38 tahun. Tak jarang Nining juga mendapatkan cap sebagai orang liberal, hingga menerima SMS dengan pesan pelecehan seksual. Bagi Nining, tanggapan negatif seperti itu adalah konsekuensi atas perjuangan yang dilakukan. | ||
== Penghargaan atau Prestasi == | == Penghargaan atau Prestasi == | ||
Nining sering mendapatkan kesempatan untuk menghadiri forum-forum internasional mewakili lembaga, seperti Konferensi Musawah—gerakan global untuk kesetaraan dalam keluarga—pada tahun 2009, yang diselenggarakan oleh Sisters in Islam; Pertemuan Strategi Hak Asasi Manusia Perempuan Regional Asia Tenggara tentang struktur ASEAN yang diselenggarakan oleh APWLD dan IWRAW Asia-Pasifik tahun 2009, di Chiang Mai, Thailand. | Nining sering mendapatkan kesempatan untuk menghadiri forum-forum internasional mewakili lembaga, seperti Konferensi Musawah—gerakan global untuk kesetaraan dalam keluarga—pada tahun 2009, yang diselenggarakan oleh Sisters in Islam; Pertemuan Strategi Hak Asasi Manusia Perempuan Regional Asia Tenggara tentang struktur ASEAN yang diselenggarakan oleh APWLD dan IWRAW Asia-Pasifik tahun 2009, di Chiang Mai, Thailand. | ||
== Karya-karya == | == Karya-karya == | ||
Nining banyak menuliskan gagasannya melalui artikel, buku, dan cerpen, di antaranya adalah: | Nining banyak menuliskan gagasannya melalui artikel, buku, dan cerpen, di antaranya adalah: | ||
| Baris 48: | Baris 40: | ||
# ''Membina Keluarga Bahagia'', (Rahima, Prevention+ dan Rutgers WPF Indonesia, 2019). | # ''Membina Keluarga Bahagia'', (Rahima, Prevention+ dan Rutgers WPF Indonesia, 2019). | ||
# ''Perspektif Gender tentang Isu Poligami dalam Lima Film Bergenre Religi (Perspektif Gender dalam Isu Poligami dalam Genre Film Religi),'' (Jurnal Muttaqien, Vol. 1 No.1, Juli 2020). | # ''Perspektif Gender tentang Isu Poligami dalam Lima Film Bergenre Religi (Perspektif Gender dalam Isu Poligami dalam Genre Film Religi),'' (Jurnal Muttaqien, Vol. 1 No.1, Juli 2020). | ||
== Daftar Bacaan Lanjutan == | == Daftar Bacaan Lanjutan == | ||