Lika-Liku Dakwah Lingkungan Ulama Perempuan Indonesia: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 17: Baris 17:
|[https://www.merdeka.com/jateng/lika-liku-dakwah-lingkungan-ulama-perempuan-indonesia.html Lika-Liku Dakwah Lingkungan Ulama Perempuan Indonesia]
|[https://www.merdeka.com/jateng/lika-liku-dakwah-lingkungan-ulama-perempuan-indonesia.html Lika-Liku Dakwah Lingkungan Ulama Perempuan Indonesia]
|}
|}
[[Berkas:Brt 2022-11-19.jpg|ka|nirbing|450x450px|''Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari Joglo Kecamatan . ©2022 Merdeka.com/Rizka Nur Laily Muallifa'']]
[[Berkas:Brt 2022-11-19.jpg|500x500px|''<small>Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari Joglo Kecamatan . ©2022 Merdeka.com/Rizka Nur Laily Muallifa</small>''|jmpl]]
Merdeka.com - Gerakan kultural Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) membahas berbagai masalah aktual mulai dari bahaya pemotongan dan perlukaan genetalia perempuan (P2GP) hingga krisis lingkungan dengan pendekatan yang menjunjung nilai-nilai kesetaraan (makruf), kesalingan ([[mubadalah]]), dan [[Keadilan Hakiki|keadilan hakiki]]. Kekhasan itu membuat KUPI tidak hanya relevan bagi umat Islam, tetapi bagi seluruh umat manusia.  
Merdeka.com - Gerakan kultural Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) membahas berbagai masalah aktual mulai dari bahaya pemotongan dan perlukaan genetalia perempuan (P2GP) hingga krisis lingkungan dengan pendekatan yang menjunjung nilai-nilai kesetaraan (makruf), kesalingan ([[mubadalah]]), dan [[Keadilan Hakiki|keadilan hakiki]]. Kekhasan itu membuat KUPI tidak hanya relevan bagi umat Islam, tetapi bagi seluruh umat manusia.  


Menu navigasi