Tadarus Subuh ke-151: Prosesi Khitbah dalam Perspektif Akhlak Karimah: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 1: Baris 1:
Setelah al-Qur'an, [[Hadits]] menjadi acuan umat Muslim dalam berelasi dan bersikap kepada sesama, terutama kepada keluarga.
Ungkapan khitbah adalah pernyataan keseriusan hubungan untuk menikah. Untuk memastikan kecocokan, diperlukan saling mengenal dan saling menemukan hal-hal yang dapat menguatkan atau melanggengkan relasi perkawinan.


Dalam banyak Hadits, ucapan hingga sikap Rasulullah terekam sebagai tauladan yang selalu mencontohkan akhlak terbaik untuk keluarganya.
Namun bagaimanakah agar proses khitbah ini tetap sesuai dengan perspektif akhlak karimah? Bagaimana kedua pasangan bisa saling mengenal dan tetap berpegang pada nilai-nilai syariat untuk memantapkan pilihannya?


Apa saja yang bisa kita teladan dari Hadits Rasulullah terkait akhlak terhadap keluarga?
Mari mengaji bersama dalam pertemuan ke-151: Prosesi Khitbah dalam Perspektif Akhlak Karimah.
 
Bagaimana menjadikan dan mengimplementasikan Hadits secara nyata sebagai sumber akhlak?
 
Mari mengaji bersama dalam: [[Tadarus Subuh]] | Pertemuan ke-140: Hadits Sebagai Sumber Akhlak [[Hukum Keluarga]]
{|
{|
|Hari/Tanggal
|Hari/Tanggal
|:
|:
|Minggu, 16 Februari 2025
|Minggu, 01 Juni 2025
|-
|-
|Waktu
|Waktu

Menu navigasi