Tadarus Subuh ke-124: Penghormatan dan Sambutan Hangat Kepada Tetangga: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi '''Minggu, 18 Agustus 2024'' Islam sangat melarang umatnya untuk bersumpah atas nama Allah SWT, tapi berdampak buruk pada keluarga, harta, atau diri sendiri. Jika dem...')
 
 
Baris 1: Baris 1:
''Minggu, 18 Agustus 2024''
''Minggu, 22 September 2024''




Islam sangat melarang umatnya untuk bersumpah atas nama Allah SWT, tapi berdampak buruk pada keluarga, harta, atau diri sendiri. Jika demikian, maka wajib dibatalkan dengan membayar kafarat (tebusan).


Nama Allah SWT tidak boleh digunakan untuk alasan tindak keburukan. Segala sesuatu mulia, agung, dan suci, tidak boleh menjadi sandaran untuk hal-hal buruk, menyakiti, jahat, dan zalim.
Salah satu ajaran penting dalam Islam adalah memberikan sambutan yang baik kepada tamu, teman, tetangga, maupun kerabat.


Mengapa?
Dalam salah satu teks hadis dikisahkan bahwa Rasulullah menyambut kedatangan seorang perempuan tua dengan sikap yang hangat dengan bertanya kabarnya serta memberikan perlakuan yang baik.


Mari mengaji Hadis dari kitab Nabiyurrahmah: Larangan Bersumpah yang Berdampak Buruk kepada Keluarga
Bagaimana kita bisa meneladani Rasul dalam penghormatan dan sambutan hangat ini terutama dalam relasi bertetangga?
 
Mari mengaji Hadis dari Kitab Nabiyyurrahmah: Penghormatan dan Sambutan Hangat Kepada Tetangga
{|
{|
|Hari/Tanggal
|Hari/Tanggal
|
|
|Minggu, 18 Agustus 2024
|Minggu, ''22 September'' 2024
|-
|-
|Waktu
|Waktu
Baris 20: Baris 21:
|Narasumber
|Narasumber
|:
|:
|Uswah Syauqi (Pengasuh PP. Al-Azhar Mojokerto)  
|Nurun Sariyah, M.H. (Pengasuh Ponpes Shafiyah Banyuwangi; Simpul [[Rahima]] Jawa Timur)  
|-
|-
|Narasumber
|Narasumber

Menu navigasi