15.259
suntingan
| (1 revisi antara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 17: | Baris 17: | ||
|[https://magdalene.co/story/nur-rofiah-pernikahan-yang-patriarkal-adalah-konsep-jahiliyah/ Nur Rofiah: Pernikahan yang Patriarkal adalah Konsep ‘Jahiliyah’] | |[https://magdalene.co/story/nur-rofiah-pernikahan-yang-patriarkal-adalah-konsep-jahiliyah/ Nur Rofiah: Pernikahan yang Patriarkal adalah Konsep ‘Jahiliyah’] | ||
|} | |} | ||
Banyak sekali wacana yang berseliweran bahwa dalam ajaran agama Islam, perempuan adalah kelompok yang berada di bawah laki-laki, baik dalam keluarga, maupun dalam urusan-urusan di ruang publik. Terutama dalam perkawinan, perempuan yang sudah menikah sering dianggap harus patuh mutlak kepada suaminya, dan hanya melakukan hal-hal yang diperintahkan oleh suaminya. | |||
Padahal, menurut cendekiawan Islam, [[Nur Rofiah]], konsep pernikahan dalam Islam mengatur kesetaraan serta kebaikan bagi kedua belah pihak, baik laki-laki maupun perempuan. Anggapan bahwa laki-laki merupakan kepala keluarga sehingga berhak berlaku semena-mena dan membuat istrinya tersiksa merupakan miskonsepsi dan cerminan sistem yang ''jahiliyah'' (bodoh) dan hadir dalam masyarakat atau orang-orang yang belum mengenal konsep mengenai spiritualitas yang sesungguhnya, ujar Nur. | |||
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]] | [[Kategori:Jejak Nur Rofiah]] | ||