Nur Rofiah Dorong Kajian Gender dalam Islam yang Lebih Inklusif: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber |: |[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ ibihtafsir.id] |- |Penulis |: |Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzm |- |Tanggal Pu...')
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ ibihtafsir.id]
|[https://magdalene.co/story/nur-rofiah-dorong-kajian-gender-dan-islam-yang-lebih-inklusif/ Magdalene.co]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Dr. [[Nur Rofiah]], Bil. Uzm
|Elma Adisya
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|Januari 9, 2022
|January 29, 2020
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ Fatwa, Female, dan Fitnah]
|[https://magdalene.co/story/nur-rofiah-dorong-kajian-gender-dan-islam-yang-lebih-inklusif/ Nur Rofiah Dorong Kajian Gender dalam Islam yang Lebih Inklusif]
|}
|}
Cara pandang perempuan sebagai sumber [[fitnah]] terkait erat dengan cara pandang atas perempuan sebagai objek seksual laki-laki. Setiap inci tubuh perempuan adalah sumber fitnah yang bisa menjadikan laki-laki berbuat ma’shiat sehingga mesti ditutup serapat mungkin. Bahkan suaranya pun dinilai [[aurat]]!
Sebagai doktor bidang Tafsir Al-Quran yang menekuni isu keadilan gender dalam Islam, [[Nur Rofiah]] sangat sadar bagaimana topik ini sangat penting untuk dipahami masyarakat umum, terutama umat Islam. Sayangnya, ia merasa kajian Keadilan Gender Islam belum dapat dijangkau secara luas. Hal ini mendorong Dosen Pascasarjana Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta itu untuk meluncurkan Ngaji Keadilan Gender Islam ([[Ngaji KGI]]), berbasis ''online'' dan ''offline''.


Mari kita refleksikan kesadaran kemanusiaan seperti apa yang ada di masyarakat Jahiliyah dan kesadaran kemanusiaan seperti apa pula yang sedang dibangun oleh Islam.
“Sering kali kajian KGI hanya dibahas di kelas-kelas yang eksklusif seperti kuliah, ''workshop'', dan seminar. Yang bisa mengakses hanya orang tertentu saja. Saya pikir akan lebih baik jika akses kajian seperti ini bisa terbuka untuk umum,” ujar Nur pada ''Magdalene'', dalam wawancara baru-baru ini di dekat rumahnya di daerah Pamulang, Tangerang Selatan.
 
Selama turunnya pada tahun 611-634 M, Islam menggerakkan kesadaran masyarakat Jahiliyah bahwa perempuan dari adalah objek menjadi subjek penuh sistem kehidupan.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]

Menu navigasi