Cinta Tanah Air dan Iman: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
49 bita dihapus ,  13 September 2024 02.21
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber |: |[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Mubadalah.id] |- |Penulis |: |Nur Rofiah |- |Tanggal Publikasi |: |28/01/2021...')
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Mubadalah.id]
|[https://ibihtafsir.id/2021/08/23/cinta-tanah-air-dan-iman/ ibihtafsir.id]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|[[Nur Rofiah]]
|Dr. [[Nur Rofiah]], Bil. Uzm
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|28/01/2021
|Agustus 23, 2021
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Berproses Melalui Ngaji KGI]
|[https://ibihtafsir.id/2021/08/23/cinta-tanah-air-dan-iman/ Cinta Tanah Air dan Iman]
|}
|}
[[Mubadalah]].id – [[Ngaji KGI]] (Keadilan Gender Islam) buatku tidak hanya sekedar ngaji tapi juga arena untuk proses pencarian jati diri yang sangat menarik lagi menantang. Khususnya sebagai seorang Muslimah yang hidup pada masa kini di sini. Lingkar Ngaji KGI yang baru masuk episode ketiga tadi malam menjadi ruang bersama untuk merefleksikan tema-tema penting dalam kehidupan. Utamanya tema-tema mendasar yang berkaitan dengan kemanusiaan dan keislaman seorang perempuan.
alah satu perubahan sangat fundamental yang dibawa oleh ajaran Islam adalah kesadaran tentang kemanusiaan, baik kemanusiaan secara umum, maupun kemanusiaan perempuan secara khusus. Cara pandang atas kemanusiaan ini jelas memengaruhi cara pandang atas dunia dengan segala perubahan yg terjadi di dalamnya, baik selama kehadiran Islam, maupun setelahnya.


Semua tema Ngaji KGI kita bidik melalui lensa [[Keadilan Hakiki|keadilan hakiki]] perempuan dalam Islam. Ini adalah perspektif yang secara sadar mempertimbangkan aneka pengalaman biologis khas perempuan, terutama menstruasi, hamil, melahirkan, nifas, dan menyusui.
Kesadaran tersebut adalah soal siapa manusia itu dan untuk apa mereka hidup. Singkatnya: “Setiap manusia, laki-laki dan perempuan, punya status melekat sebagai hanya dan hanya HAMBA Allah dan amanah melekat sebagai KHALIIFAH FIL ARDH dengan mandat mewujudkan kemaslahatan seluas-luasnya di muka bumi.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]

Menu navigasi