15.259
suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber |: |[https://rahma.id/ Rahma.id] |- |Penulis |: |Izza Royyani (''Alumni UIN Sunan Kalijaga. Berminat dalam kajian perempuan dan agama''...') |
|||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
|Sumber | |Sumber | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://tafsiralquran.id/tafsir-ayat-relasional-yang-kurang-mencerminkan-kesetaraan/ tafsiralquran.id] | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | |Halya Millati | ||
|- | |- | ||
|Tanggal Publikasi | |Tanggal Publikasi | ||
|: | |: | ||
| | |20/02/2022 | ||
|- | |- | ||
|Artikel Lengkap | |Artikel Lengkap | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://tafsiralquran.id/tafsir-ayat-relasional-yang-kurang-mencerminkan-kesetaraan/ Tafsir Ayat Relasional yang Kurang Mencerminkan Kesetaraan] | ||
|} | |} | ||
Sebagaimana dijelaskan pada artikel sebelumnya, eksistensi tafsir ayat relasional yang bernuansa patriarki juga menjadi alasan tersendiri mengapa harus mengembangkan penafsiran dengan kacamata kesetaraan. Terdapat beberapa tema tafsir ayat relasional yang bernuansa patriarki, seperti konsep kepemimpinan, awal penciptaan manusia, disharmonis dalam rumah tangga, dan lain-lain. Untuk dapat melihat secara lebih gamblang, berikut ini contoh tafsir ayat relasional yang kurang (untuk tidak menyatakan seluruhnya) mencerminkan kesetaraan. | |||
Di antara penafsiran ayat relasional yang bernuansa patriarki, ada pada pembacaan atas Q.S. Annisa: 34, yang dilakukan oleh beberapa mufasir klasik. Secara umum, ayat tersebut berbicara soal konsep kepemimpinan dalam rumah tangga. Kata kunci yang kemudian menjadi pokok pembahasan isu kepemimpinan laki-laki ialah ''qawwamun''. | |||
[[Kategori:Jejak Tokoh]] | [[Kategori:Jejak Tokoh]] | ||
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]] | [[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]] | ||