FISIP UIN Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Ulama Perempuan Indonesia: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 27: Baris 27:
Selain satgas R3, tambahnya, akan ada konsentrasi di atas sekolah gender atau disebut akademi gender dan pelayanan untuk penyelesaian tindak kekerasan. Harapan kuat tersebut dimaksudkan agar kampus di Indonesia, khususnya UIN Jakarta menjadi tempat terbaik bagi individu perempuan dalam berproses untuk menjadi pribadi yang kuat dan bermartabat, seiring dengan ''tagline'' PSG UIN Jakarta "PSGA hebat dan bermartabat."  
Selain satgas R3, tambahnya, akan ada konsentrasi di atas sekolah gender atau disebut akademi gender dan pelayanan untuk penyelesaian tindak kekerasan. Harapan kuat tersebut dimaksudkan agar kampus di Indonesia, khususnya UIN Jakarta menjadi tempat terbaik bagi individu perempuan dalam berproses untuk menjadi pribadi yang kuat dan bermartabat, seiring dengan ''tagline'' PSG UIN Jakarta "PSGA hebat dan bermartabat."  


Ketua Majelis [[Musyawarah]] KUPI, Nyai Hj. Badriyah fayumi, M.Ag mengatakan bahwa KUPI berkaca dari pemilu 2019 yang menjadi sejarah buruk demokrasi bangsa yang hampir meruntuhkan pilar-pilar berbangsa dan bernegara hingga ancaman kemanusiaan. Oleh karena itu, KUPI bersama elemen bangsa dalam kegiatan ini harus menjadi pengamat yang berperan aktif dalam mengawal pemilu 2024 guna mewujudkan pemilu yang bersih dan bermartabat untuk peradaban yang berkeadilan.
Ketua Majelis [[Musyawarah]] KUPI, Nyai Hj. [[Badriyah Fayumi|Badriyah fayumi]], M.Ag mengatakan bahwa KUPI berkaca dari pemilu 2019 yang menjadi sejarah buruk demokrasi bangsa yang hampir meruntuhkan pilar-pilar berbangsa dan bernegara hingga ancaman kemanusiaan. Oleh karena itu, KUPI bersama elemen bangsa dalam kegiatan ini harus menjadi pengamat yang berperan aktif dalam mengawal pemilu 2024 guna mewujudkan pemilu yang bersih dan bermartabat untuk peradaban yang berkeadilan.


Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa menjelang Pemilu 2024 KUPI dihadapkan dengan realitas terkoyaknya rasa keadilan masyarakat, akibat hukum dan aparatur negara yang dijadikan alat pelanggengan kekuasaan. C''oncern'' KUPI adalah menjaga dan merawat NKRI yang mana berperan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan melalui langkah-langkah dan kerja-kerja keulamaan sekaligus kerja peradaban. Maka, KUPI merasa terpanggil untuk menyuarakan pandangan ulama sekaligus aspirasi perempuan. Dengan cara KUPI bersama elemen bangsa berusaha memastikan agar (proses) kontestasi pemilu dapat berjalan secara ma'ruf (berjalan di atas aturan dan norma yang adil yang baik).
Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa menjelang Pemilu 2024 KUPI dihadapkan dengan realitas terkoyaknya rasa keadilan masyarakat, akibat hukum dan aparatur negara yang dijadikan alat pelanggengan kekuasaan. C''oncern'' KUPI adalah menjaga dan merawat NKRI yang mana berperan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan melalui langkah-langkah dan kerja-kerja keulamaan sekaligus kerja peradaban. Maka, KUPI merasa terpanggil untuk menyuarakan pandangan ulama sekaligus aspirasi perempuan. Dengan cara KUPI bersama elemen bangsa berusaha memastikan agar (proses) kontestasi pemilu dapat berjalan secara ma'ruf (berjalan di atas aturan dan norma yang adil yang baik).
Baris 55: Baris 55:
"Saya kira, sivitas agama harus mengetahui cara kita mengawal pesta demokrasi agar tetap aman dan damai dan penting untuk mendorong negara untuk melakukan fungsinya. Kemudian mengingatkan para kader terbaik untuk berkontestasi dengan penuh integritas, langkah hati, serta siap menang ataupun kalah. Selain itu, warga negara harus menjadi pemilih yang mempunyai strategi cerdas, rasional, dewasa, bermartabat dalam menghadapi konflik perbedaan pendapat. Mari tunjukan kepada dunia bahwa warga Indonesia itu negara modern. kita dapat menentukan pesta demokrasi dengan cerdas dan adil" terangnya.
"Saya kira, sivitas agama harus mengetahui cara kita mengawal pesta demokrasi agar tetap aman dan damai dan penting untuk mendorong negara untuk melakukan fungsinya. Kemudian mengingatkan para kader terbaik untuk berkontestasi dengan penuh integritas, langkah hati, serta siap menang ataupun kalah. Selain itu, warga negara harus menjadi pemilih yang mempunyai strategi cerdas, rasional, dewasa, bermartabat dalam menghadapi konflik perbedaan pendapat. Mari tunjukan kepada dunia bahwa warga Indonesia itu negara modern. kita dapat menentukan pesta demokrasi dengan cerdas dan adil" terangnya.


Koordinator Nasional [[Jaringan]] Gusdurian, Nyai Hj. [[Alissa Wahid]], M. PSI. Psikologi,..D. memaparkan bahwa kegiatan talk show merupakan salah satu upaya memberikan pendidikan kepada warga awam. Warga dapat ikut serta memastikan pergerakan sejarah bangsa ke arah yang diharapkan yaitu cita-cita "Indonesia Emas 2045". Beliau menjelaskan bahwa cita-cita tersebut tidak mungkin tercapai apabila tidak mempersiapkan para pengambil keputusan yang memahami martabat dan peradaban yang berkeadilan. Lalu, apa saja hal yang harus dilakukan oleh para pemimpin ke depan untuk mewujudkan hal tersebut? Beliau menerangkan ada 4 hal yang harus diterapkan.
Koordinator Nasional [[Jaringan]] [[GUSDURian|Gusdurian]], Nyai Hj. [[Alissa Wahid]], M. PSI. Psikologi,..D. memaparkan bahwa kegiatan talk show merupakan salah satu upaya memberikan pendidikan kepada warga awam. Warga dapat ikut serta memastikan pergerakan sejarah bangsa ke arah yang diharapkan yaitu cita-cita "Indonesia Emas 2045". Beliau menjelaskan bahwa cita-cita tersebut tidak mungkin tercapai apabila tidak mempersiapkan para pengambil keputusan yang memahami martabat dan peradaban yang berkeadilan. Lalu, apa saja hal yang harus dilakukan oleh para pemimpin ke depan untuk mewujudkan hal tersebut? Beliau menerangkan ada 4 hal yang harus diterapkan.


"Apa yang harus dilakukan oleh orang-orang yang akan dicoblos adalah pembangunan berkelanjutan, ada tiga syarat dimensi yaitu perubahan kebijakan publik, perubahan perilaku masyarakat dan masyarakat sipil yang harus kuat. Terkhusus Indonesia merupakan negara yang religius, perlu adanya pendekatan agama. Semua hal tersebut harus menjadi sesuatu yang dapat dipastikan terjadi dalam kehidupan mendatang. Menuntut dan memastikan para pemimpin ke depan melakukan keadilan yang hakiki. Bukan prosedural tetapi memang tujuannya mewujudkan rakyat adil, makmur dan sentosa" ujarnya.
"Apa yang harus dilakukan oleh orang-orang yang akan dicoblos adalah pembangunan berkelanjutan, ada tiga syarat dimensi yaitu perubahan kebijakan publik, perubahan perilaku masyarakat dan masyarakat sipil yang harus kuat. Terkhusus Indonesia merupakan negara yang religius, perlu adanya pendekatan agama. Semua hal tersebut harus menjadi sesuatu yang dapat dipastikan terjadi dalam kehidupan mendatang. Menuntut dan memastikan para pemimpin ke depan melakukan keadilan yang hakiki. Bukan prosedural tetapi memang tujuannya mewujudkan rakyat adil, makmur dan sentosa" ujarnya.
Baris 63: Baris 63:
Acara kemudian ditutup dengn pembacaan lima maklumat politik yang dibacakan oleh Masrukhah, Ida Rasyidah, Lailatul Fitriyah, dan Faiquhuddin Abdul Qadir (AH)
Acara kemudian ditutup dengn pembacaan lima maklumat politik yang dibacakan oleh Masrukhah, Ida Rasyidah, Lailatul Fitriyah, dan Faiquhuddin Abdul Qadir (AH)
[[Kategori:Berita KUPI]]
[[Kategori:Berita KUPI]]
[[Kategori:Berita 2022]]
[[Kategori:Berita 2023]]

Menu navigasi