Maria Ulfah Anshor: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
176 bita ditambahkan ,  15 Agustus 2021 09.49
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ' {{Infobox person|name=Maria Ulfah Anshor|image=Maria-ulfah-ansor-e1626494488744-241x300.jpg|birth_date=15 Oktober 1960|birth_place=Indramayu|education=-|organisation=...')
 
Baris 1: Baris 1:


{{Infobox person|name=Maria Ulfah Anshor|image=Maria-ulfah-ansor-e1626494488744-241x300.jpg|birth_date=15 Oktober 1960|birth_place=Indramayu|education=-|organisation=-}}
{{Infobox person|name=Maria Ulfah Anshor|image=Maria-ulfah-ansor-e1626494488744-241x300.jpg|birth_date=Indramayu, 15 Oktober 1960|works=Penulis Buku Parenting with Love (2010) dan Fikih Aborsi (2005)|occupation=* Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) periode 2012-2017 dan 2017-2022
* Komisioner Komnas Perempuan (2020 – 2024)}}


'''[[Maria ulfah anshor|Maria Ulfah Anshor]]''', (Lahir di Indramayu Jawa Barat pada 15 Oktober 1960) adalah pendiri Yayasan Pendidikan dan Pesantren Terpadu An-Nahla Bogor. Aktif dalam berbagai organisasi sosial dan gender. Beliau adalah Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) selama dua periode (2012-2017 dan 2017-2022). Maria pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Fatayat NU dua periode (2000-2005 dan 2005-2010) serta Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (2010-2012). Maria termasuk anggota Tim Pengarah World Population Foundation (WPF) Indonesia untuk pembuatan Modul Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Berbasis Teknologi “DAKU” (Dunia Remajaku Seru!) 2005-2008. Maria juga [[panitia]] Ahli Bidang Advokasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) periode 2006-2010. Saat ini Maria sebagai komisioner Komnas Perempuan (2020-2024).  
'''[[Maria ulfah anshor|Maria Ulfah Anshor]]''', (Lahir di Indramayu Jawa Barat pada 15 Oktober 1960) adalah pendiri Yayasan Pendidikan dan Pesantren Terpadu An-Nahla Bogor. Aktif dalam berbagai organisasi sosial dan gender. Beliau adalah Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) selama dua periode (2012-2017 dan 2017-2022). Maria pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Fatayat NU dua periode (2000-2005 dan 2005-2010) serta Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (2010-2012). Maria termasuk anggota Tim Pengarah World Population Foundation (WPF) Indonesia untuk pembuatan Modul Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Berbasis Teknologi “DAKU” (Dunia Remajaku Seru!) 2005-2008. Maria juga [[panitia]] Ahli Bidang Advokasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) periode 2006-2010. Saat ini Maria sebagai komisioner Komnas Perempuan (2020-2024).  

Menu navigasi