Lestari Moerdijat Dorong KUPI Realisasikan Eksistensi Ulama Perempuan RI: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
Baris 4: Baris 4:
"Bila dimungkinkan beragam kalangan bisa juga ikut berpartisipasi dalam sejumlah program yang digagas KUPI, sehingga upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan bisa lebih luas lagi," kata Lestari dalam keterangan tertulis, Selasa (30/8/2022).
"Bila dimungkinkan beragam kalangan bisa juga ikut berpartisipasi dalam sejumlah program yang digagas KUPI, sehingga upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan bisa lebih luas lagi," kata Lestari dalam keterangan tertulis, Selasa (30/8/2022).


Lestari menyampaikan KUPI yang diinisiasi lima organisasi seperti [[Alimat]], [[Rahima]], [[Fahmina]], Gusdurian, dan [[AMAN Indonesia|Aman Indonesia]] berpotensi mengkaji banyak hal dengan berbagai cara pandang. Terlebih sejumlah organisasi tersebut memiliki keanggotaan dengan beragam latar belakang seperti akademisi, pesantren dan aktivis.
Lestari menyampaikan KUPI yang diinisiasi lima organisasi seperti [[Alimat]], [[Rahima]], [[Fahmina]], [[GUSDURian|Gusdurian]], dan [[AMAN Indonesia|Aman Indonesia]] berpotensi mengkaji banyak hal dengan berbagai cara pandang. Terlebih sejumlah organisasi tersebut memiliki keanggotaan dengan beragam latar belakang seperti akademisi, pesantren dan aktivis.


Wanita yang akrab disapa Rerie ini pun berharap keanggotaan KUPI dapat mengakomodasi berbagai latar belakang politik sehingga mampu mendorong gerakan kebangsaan lintas partai.
Wanita yang akrab disapa Rerie ini pun berharap keanggotaan KUPI dapat mengakomodasi berbagai latar belakang politik sehingga mampu mendorong gerakan kebangsaan lintas partai.


Di samping itu, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini menilai dengan keberagaman latar belakang dan pemikiran, KUPI mampu merealisasikan eksistensi ulama perempuan Indonesia. Termasuk melalui penyelenggaraan Kongres Ulama Perempuan Indonesia II pada November 2022.
Di samping itu, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini menilai dengan keberagaman latar belakang dan pemikiran, KUPI mampu merealisasikan eksistensi ulama perempuan Indonesia. Termasuk melalui penyelenggaraan [[Kongres Ulama Perempuan Indonesia]] II pada November 2022.


Dikatakan Lestari, acara yang mengusung tema '[[Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Peradaban yang Berkeadilan]]' ini dapat menjadi momentum meneguhkan peran pemikir perempuan untuk aktif dalam proses pembangunan.
Dikatakan Lestari, acara yang mengusung tema '[[Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Peradaban yang Berkeadilan]]' ini dapat menjadi momentum meneguhkan peran pemikir perempuan untuk aktif dalam proses pembangunan.
Baris 19: Baris 19:


''Sumber: https://news.detik.com/berita/d-6262681/lestari-moerdijat-dorong-kupi-realisasikan-eksistensi-ulama-perempuan-ri''
''Sumber: https://news.detik.com/berita/d-6262681/lestari-moerdijat-dorong-kupi-realisasikan-eksistensi-ulama-perempuan-ri''
[[Kategori:Berita KUPI2]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita Pra KUPI2]]
[[Kategori:Berita Pra KUPI 2]]

Menu navigasi