15.259
suntingan
| Baris 36: | Baris 36: | ||
Dalam konteks inilah KUPI memberikan penekanan dan penguatan tentang perlunya membaca ayat-ayat kauniyah berupa data, fakta, serta pengalaman biologis, psikologis, dan sosial perempuan yang sering terlupakan dalam perumusan hukum selama ini. Pengalaman hidup perempuan sebagai manusia perlu dipertimbangkan karena perempuan adalah subyek sekaligus obyek hukum, terlebih jika hukum tersebut langsung terkait dengan tubuhnya, nasibnya, dan peri kehidupannya baik sebagai makhluk biologis, sosial, intelektual, maupun spiritual. | Dalam konteks inilah KUPI memberikan penekanan dan penguatan tentang perlunya membaca ayat-ayat kauniyah berupa data, fakta, serta pengalaman biologis, psikologis, dan sosial perempuan yang sering terlupakan dalam perumusan hukum selama ini. Pengalaman hidup perempuan sebagai manusia perlu dipertimbangkan karena perempuan adalah subyek sekaligus obyek hukum, terlebih jika hukum tersebut langsung terkait dengan tubuhnya, nasibnya, dan peri kehidupannya baik sebagai makhluk biologis, sosial, intelektual, maupun spiritual. | ||
Untuk memberi jalan keluar dari berbagai masalah penting dan strategis, namun tidak bisa dibahas dalam kegiatan utama yaitu MK KUPI, panitia menyediakan ruang untuk membahasnya dalam diskusi paralel yang diselenggarakan secara partisipatoris, dengan melibatkan kementerian dan lembaga negara, perguruan tinggi, LSM, Pesantren, dan Ormas Islam. Ada 21 tema yang dibahas dalam diskusi paralel di KUPI 2 di Pesantren Hasyim | Untuk memberi jalan keluar dari berbagai masalah penting dan strategis, namun tidak bisa dibahas dalam kegiatan utama yaitu MK KUPI, panitia menyediakan ruang untuk membahasnya dalam diskusi paralel yang diselenggarakan secara partisipatoris, dengan melibatkan kementerian dan lembaga negara, perguruan tinggi, LSM, Pesantren, dan Ormas Islam. Ada 21 tema yang dibahas dalam diskusi paralel di KUPI 2 di Pesantren [[Hasyim Asy'ari Bangsri]] Jepara. Ada yang terkait dengan isu-isu sosial, ada yang terkait dengan keulamaan perempuan, ada pula yang terkait dengan strategi gerakan. Dokumen lengkap tentang semua halaqah, konferensi internasional, seminar nasional dan diskusi paralel yang menjadi agenda KUPI 2 akan dipublikasikan tersendiri. Secara digital, semua dokumen ini juga akan disimpan dan dipublikasikan di Kupipedia.id. | ||
Perjalanan panjang dan metodologi MK KUPI ini perlu dijelaskan sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah KUPI atas pandangan keagamaannya. KUPI menyadari sepenuhnya tidak semua orang, dengan argumennya masing-masing, dapat menerima hasil MK ini. KUPI menghormati dan mengapresiasi semua respon atas hasil MK KUPI-2 ini, baik yang setuju dan mendukung, yang ingin tahu lebih dalam, maupun yang belum atau tidak mendukung. KUPI membuka diri untuk terus membangun dialog pemikiran. Yang penting, dialektika ilmiah dan proses saling belajar terus menerus berjalan secara bersahabat dan bermartabat agar ada pemahaman hingga kesepahaman. | Perjalanan panjang dan metodologi MK KUPI ini perlu dijelaskan sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah KUPI atas pandangan keagamaannya. KUPI menyadari sepenuhnya tidak semua orang, dengan argumennya masing-masing, dapat menerima hasil MK ini. KUPI menghormati dan mengapresiasi semua respon atas hasil MK KUPI-2 ini, baik yang setuju dan mendukung, yang ingin tahu lebih dalam, maupun yang belum atau tidak mendukung. KUPI membuka diri untuk terus membangun dialog pemikiran. Yang penting, dialektika ilmiah dan proses saling belajar terus menerus berjalan secara bersahabat dan bermartabat agar ada pemahaman hingga kesepahaman. | ||