HINDUN ANISAH: Tokoh Pesantren Yang Peduli Pada Perempuan Korban Kekerasan
Info Artikel:
| Sumber Original | : | swararahima |
| Tanggal Publikasi | : | 31 Agustus 2018 |
| Penulis | : | Swararahima |
| Artikel Lengkap | : | HINDUN ANISAH: Tokoh Pesantren Yang Peduli Pada Perempuan Korban Kekerasan |
“Ibu saya selalu menceritakan kisah tokoh-tokoh perempuan baik yang berasal dari dalam ataupun luar negeri di setiap suratnya kala itu….”
Itulah ungkapan Hindun Anisah, perempuan yang lahir di Yogyakarta 2 Mei 1974. Kepada penulis ia bertutur tentang cerita-cerita berkesan yang ditulis oleh sang ibu di dalam surat-suratnya ketika Hindun masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Surat berlembar-lembar yang dikirimkan secara rutin oleh ibunya berisi tentang kisah tokoh-tokoh perempuan, baik tokoh lokal ataupun internasional, agar Hindun kecil terinspirasi dan mencontoh apa yang dilakukan oleh para pejuang perempuan tersebut. Tak heran, ketika di bangku SD, Hindun kecil sudah mulai menghafalkan Alquran, yang kemudian ia lanjutkan sampai di jenjang Madrasah Aliyah. . . . .