Merebut Tafsir: Perempuan dan Rumah Ibadah

Revisi per 15 Juli 2025 21.15 oleh Agus Munawir (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber Original |: |[https://www.tempo.co/arsip/nyai-pondok-penggores-puisi-907695 Tempo] |- |Penulis |: | |- |Tanggal Publikasi |: |04 Juli 201...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Info Artikel

Sumber Original : Tempo
Penulis :
Tanggal Publikasi : 04 Juli 2016 00:00 WIB
Artikel Lengkap : Nyai Pondok Penggores Puisi

Perempuan pertama yang memimpin pondok pesantren. Simbol Pembaruan Islam dalam Isu Gender.

LANTUNAN ayat suci Al-Qur'an berkumandang di teras rumah pemimpin Pondok Pesantren Kebon Jambu, Babakan, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dengan sabar, sang pemimpin pondok pesantren, Nyai Hj. Masriyah Amva, 54 tahun, membimbing puluhan santri muda mendaras ayat. Sesuatu yang tak lazim dalam tradisi pesantren: perempuan memimpin pesantren.