Konseling Kelompok Rekan Sebaya bagi Disabilitas Netra di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta: Perbedaan revisi

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
(←Membuat halaman berisi '{| |Sumber |: |[https://jurnalketerapianfisik.com/index.php/jpt/article/view/235 Jurnal Keterapian Fisik] |- |Seri |: |Vol. 5 No. 2 (2020) |- |Tahun |: | Nov 12, 2020...')
 
 
Baris 2: Baris 2:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://jurnalketerapianfisik.com/index.php/jpt/article/view/235 Jurnal Keterapian Fisik]
|[https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/11607 Jurnal Pendidikan dan Konseling]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol. 5 No. 2 (2020)
|Vol. 5 No. 1 (2023)
|-
|-
|Tahun
|Tahun
|:
|:
| Nov 12, 2020
| 2023-01-15
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Endang Sri Wahyuni, Wa Ode Diana Harisa (Jurusan Okupasi Terapi, Poltekkes Kemenkes Surakarta)
| Ati Kusmawati, Irhamni Rahman, Ayu Fauziyah, Chika Aulia (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.37341/jkf.v5i2.235
|https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11607
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Jurnal Keterapian Fisik|isbn=2580-5908|pub_date=Nov 12, 2020|cover_artist=|pages=|series=Vol. 5 No. 2 (2020)|author=|title_orig=Jurnal Keterapian Fisik}}
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Jurnal Pendidikan dan Konseling|isbn=2685-936X|pub_date=2023-01-15|cover_artist=|pages=|series=Vol. 5 No. 1 (2023)|author=|title_orig=Jurnal Pendidikan dan Konseling}}
'''Abstrak'''
'''Abstrak'''


'''''Backgrounds:''''' ''Intellectual Disability students must be able to master the practice of personal hygiene during menstruation skills. However, to teach this skill to them is not easy. They need certain methods to learn these skills to get effective results. Video-Based Instruction is one method to teach these skills. This study aims to determine whether there is an effect of Video-Based Instruction on the practice of personal hygiene during menstruation on Intellectual Disability students. M'''ethods:''' This is quantitative research with pre-experimental type and one group pretest-posttest design. The data collection tool is a "personal hygiene" questionnaire. The data analysis method uses a paired sample t-test with the help of SPSS version 25. This research conducted at SLB Negeri 3 Central Jakarta with a total sample is 20 respondents selected by the purposive sampling technique. '''Results:''' Most respondents were 14 years old (20%), 7th grade (30%), get menarche at 12 and 13 years (25%). The mean score for the practice of personal hygiene during menstruation pre-test is 41.30 and post-test is 53.20. Paired sample t-test results showed that sig. (2-tailed) <0.001. '''Conclusion:''' The results showed that it received Ha, which means that there is an effect of Video-Based Instruction on the practice of personal hygiene during menstruation on Intellectual Disabilities students. The results also showed that there are mean score differences of the pre-test and post-test results, which is an increase in the mean score of the post-test results by 11,90.''
Mahasiswa disabilitas netra masih sulit untuk berinteraksi di lingkungan perguruan tinggi dikarenakan masih kurangnya rasa percaya diri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat melalui konseling diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan dan mahasiswa disabilitas netra dapat memiliki kepercayaan diri untuk berinteraksi di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini telah bekerjasama dengan Disabled Care Community Universitas Muhammadiyah Jakarta (DCC UMJ). Tim pengmas melaukan pendekatan melalui rekan sebaya Bersama DCC UMJ, melakukan diskusi dan bertanya tentang kebutuhan mahasiswa disabilitas netra di kampus UMJ baik secara akademik maupun non-akademik. Metode yang digunakan dalam pengmas ini adalah dengan Metode Pendekatan Partisipatif dimana mitra telah tim pengmas ajak berperan aktif untuk menemukenal permasalahan yang mereka hadapi dan Bersama tim pengmas menemukenali pula jalan keluar dari permasalahan yang mitra hadapi. Dalam hal ini [[komunitas]] DCC UMJ sebagai mitra dimana sebagian besar anggotanya terdiri atas mahasiswa-mahasiswa disabilitas netra di kampus UMJ. Hasilnya melalui konseling Bersama rekan sebaya, mahasiswa yang tergabung di DCC UMJ mampu menemukenali permasalahan yang mereka hadapi sekaligus bersama merumuskan solusi dari permasalahan yang mereka hadapi.  


'''Kata Kunci:''' ''intellectual disability, menstruation, self-hygiene, video based instructions''
'''Kata Kunci:''' ''Konseling, Rekan Sebaya, Mahasiswa, Disabilitas, Netra''
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]]
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]]
[[Kategori:Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Jurnal Kupibilitas]]

Revisi terkini pada 27 Juli 2025 12.03

Sumber : Jurnal Pendidikan dan Konseling
Seri : Vol. 5 No. 1 (2023)
Tahun : 2023-01-15
Penulis : Ati Kusmawati, Irhamni Rahman, Ayu Fauziyah, Chika Aulia (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
DOI : https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11607
Konseling Kelompok Rekan Sebaya bagi Disabilitas Netra di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta
NO PHOTO.jpg
JudulJurnal Pendidikan dan Konseling
SeriVol. 5 No. 1 (2023)
Tahun terbit
2023-01-15
ISBN2685-936X

Abstrak

Mahasiswa disabilitas netra masih sulit untuk berinteraksi di lingkungan perguruan tinggi dikarenakan masih kurangnya rasa percaya diri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat melalui konseling diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan dan mahasiswa disabilitas netra dapat memiliki kepercayaan diri untuk berinteraksi di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini telah bekerjasama dengan Disabled Care Community Universitas Muhammadiyah Jakarta (DCC UMJ). Tim pengmas melaukan pendekatan melalui rekan sebaya Bersama DCC UMJ, melakukan diskusi dan bertanya tentang kebutuhan mahasiswa disabilitas netra di kampus UMJ baik secara akademik maupun non-akademik. Metode yang digunakan dalam pengmas ini adalah dengan Metode Pendekatan Partisipatif dimana mitra telah tim pengmas ajak berperan aktif untuk menemukenal permasalahan yang mereka hadapi dan Bersama tim pengmas menemukenali pula jalan keluar dari permasalahan yang mitra hadapi. Dalam hal ini komunitas DCC UMJ sebagai mitra dimana sebagian besar anggotanya terdiri atas mahasiswa-mahasiswa disabilitas netra di kampus UMJ. Hasilnya melalui konseling Bersama rekan sebaya, mahasiswa yang tergabung di DCC UMJ mampu menemukenali permasalahan yang mereka hadapi sekaligus bersama merumuskan solusi dari permasalahan yang mereka hadapi.

Kata Kunci: Konseling, Rekan Sebaya, Mahasiswa, Disabilitas, Netra