15.259
suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel:''' {| |Sumber Original |: |[https://mubadalah.id/disabilitas-dan-merawat-keberagamaan/ Mubadalah.id] |- |Tanggal Publikasi |: |23/12/2019 |- |Artikel...') |
|||
| (1 revisi antara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
|: | |: | ||
|23/12/2019 | |23/12/2019 | ||
|- | |||
| Penulis | |||
|: | |||
|Fatikha Yuliana | |||
|- | |- | ||
|Artikel Lengkap | |Artikel Lengkap | ||
|: | | : | ||
|[https://mubadalah.id/disabilitas-dan-merawat-keberagamaan/ Disabilitas dan Merawat Keberagamaan] | |[https://mubadalah.id/disabilitas-dan-merawat-keberagamaan/ Disabilitas dan Merawat Keberagamaan] | ||
|}[[Mubadalah]].id – Penyandang disabilitas adalah kelompok yang kerap mendapat stigma negatif. Keterbatasan yang dimiliki membuat mereka dijauhi oleh masyarakat bahkan keluarganya sendiri. Penyandang disabilitas sering mendapat stigma atau stereotip sebagai manusia kutukan. Cara pandang tersebut yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai liyan. | |}[[Mubadalah]].id – Penyandang disabilitas adalah kelompok yang kerap mendapat stigma negatif. Keterbatasan yang dimiliki membuat mereka dijauhi oleh masyarakat bahkan keluarganya sendiri. Penyandang disabilitas sering mendapat stigma atau stereotip sebagai manusia kutukan. Cara pandang tersebut yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai liyan. | ||
| Baris 46: | Baris 46: | ||
Kemajuan globalisasi dan modernisasi secara aktif turut berperan menyumbang persoalan intoleransi dan ekstremisme. Demikian itu karena pengaruh dari teknologi seperti media sosial. Tidak jarang media massa baik cetak maupun elektronik misalnya, dalam cara penggunaan bahasa dan tayangan, mengirim berita yang ambigu kepada publik. Sayangnya, berita tersebut diakses secara instan melalui perangkat komunikasi canggih. . . . . | Kemajuan globalisasi dan modernisasi secara aktif turut berperan menyumbang persoalan intoleransi dan ekstremisme. Demikian itu karena pengaruh dari teknologi seperti media sosial. Tidak jarang media massa baik cetak maupun elektronik misalnya, dalam cara penggunaan bahasa dan tayangan, mengirim berita yang ambigu kepada publik. Sayangnya, berita tersebut diakses secara instan melalui perangkat komunikasi canggih. . . . . | ||
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]] | [[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]] | ||
[[Kategori:Artikel Kupibilitas]] | |||