Penjelasan tentang Perempuan Bukan Sumber Fitnah: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
 
(1 revisi antara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel'''
'''Info Artikel'''
{|
{|
|Nama Media
|Sumber
|:
|:
|[https://nu.or.id/nasional/penjelasan-tentang-perempuan-bukan-sumber-fitnah-uVfpK nu.or.id]
|[https://nu.or.id/nasional/penjelasan-tentang-perempuan-bukan-sumber-fitnah-uVfpK nu.or.id]
Baris 22: Baris 22:


Pada acara bedah buku Perempuan (Bukan) Sumber Fitnah, Ahad (12/9/2021) Kang Faqih mengatakan fitnah yang dianggap melekat pada perempuan seperti perempuan penghuni neraka terbanyak, perempuan berparfum dianggap berzina, shalatnya perempuan lebih baik di kamar paling gelap dan tersembunyi, dan beberapa pandangan cenderung negatif terhadap perempuan lainnya. Pandangan-pandangan itu membuat banyak pihak kerap meyakini perempuan dari sisi nirca, yakni sisi fitnah, sisi salah, sisi dosa, sisi neraka, sisi [[aurat]], sisi mahram.
Pada acara bedah buku Perempuan (Bukan) Sumber Fitnah, Ahad (12/9/2021) Kang Faqih mengatakan fitnah yang dianggap melekat pada perempuan seperti perempuan penghuni neraka terbanyak, perempuan berparfum dianggap berzina, shalatnya perempuan lebih baik di kamar paling gelap dan tersembunyi, dan beberapa pandangan cenderung negatif terhadap perempuan lainnya. Pandangan-pandangan itu membuat banyak pihak kerap meyakini perempuan dari sisi nirca, yakni sisi fitnah, sisi salah, sisi dosa, sisi neraka, sisi [[aurat]], sisi mahram.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
 
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]

Menu navigasi