Kebangkitan Ulama Perempuan Islam Tradisional dan Beberapa Catatan: Perbedaan revisi
Loncat ke navigasi
Loncat ke pencarian
| (2 revisi antara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Info Artikel''' | '''Info Artikel''' | ||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://jabar.nu.or.id/opini/kebangkitan-ulama-perempuan-islam-tradisional-dan-beberapa-catatan-bEYtP jabar.nu.or.id] | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
| Baris 9: | Baris 9: | ||
|Amin Mudzakkir | |Amin Mudzakkir | ||
|- | |- | ||
|Tanggal | |Tanggal Publikasi | ||
|: | |: | ||
|22 Desember 2022 | |22 Desember 2022 | ||
| Baris 15: | Baris 15: | ||
|Artikel Lengkap | |Artikel Lengkap | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://jabar.nu.or.id/opini/kebangkitan-ulama-perempuan-islam-tradisional-dan-beberapa-catatan-bEYtP Kebangkitan Ulama Perempuan Islam Tradisional dan Beberapa Catatan] | ||
|}Meski telah mendaftar menjadi peserta [[KUPI]] (Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia) II, saya batal berangkat ke sana. Sejumlah tugas membuat saya harus berjibaku di Tasikmalaya dan Jakarta. Meski demikian, melihat kemeriahan sebagaimana ditampilkan oleh para peserta di media sosial, saya ikut merasa senang atas pencapaian para ulama perempuan Islam tradisional yang luar biasa. | |}Meski telah mendaftar menjadi peserta [[KUPI]] (Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia) II, saya batal berangkat ke sana. Sejumlah tugas membuat saya harus berjibaku di Tasikmalaya dan Jakarta. Meski demikian, melihat kemeriahan sebagaimana ditampilkan oleh para peserta di media sosial, saya ikut merasa senang atas pencapaian para ulama perempuan Islam tradisional yang luar biasa. | ||
KUPI adalah kebangkitan ulama perempuan Islam tradisional. Para penggagasnya berlatar belakang pesantren Islam tradisional. Beberapa saya kenal secara langsung, beberapa yang lain saya kenal melalui tulisan-tulisan seriusnya di buku-buku dan jurnal akademik atau setidaknya postingan-postingannya yang lebih enteng di media sosial. | KUPI adalah kebangkitan ulama perempuan Islam tradisional. Para penggagasnya berlatar belakang pesantren Islam tradisional. Beberapa saya kenal secara langsung, beberapa yang lain saya kenal melalui tulisan-tulisan seriusnya di buku-buku dan jurnal akademik atau setidaknya postingan-postingannya yang lebih enteng di media sosial. | ||
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]] | |||
Revisi terkini pada 9 Juli 2025 02.56
Info Artikel
| Sumber | : | jabar.nu.or.id |
| Penulis | : | Amin Mudzakkir |
| Tanggal Publikasi | : | 22 Desember 2022 |
| Artikel Lengkap | : | Kebangkitan Ulama Perempuan Islam Tradisional dan Beberapa Catatan |
Meski telah mendaftar menjadi peserta KUPI (Kongres Ulama Perempuan Indonesia) II, saya batal berangkat ke sana. Sejumlah tugas membuat saya harus berjibaku di Tasikmalaya dan Jakarta. Meski demikian, melihat kemeriahan sebagaimana ditampilkan oleh para peserta di media sosial, saya ikut merasa senang atas pencapaian para ulama perempuan Islam tradisional yang luar biasa.
KUPI adalah kebangkitan ulama perempuan Islam tradisional. Para penggagasnya berlatar belakang pesantren Islam tradisional. Beberapa saya kenal secara langsung, beberapa yang lain saya kenal melalui tulisan-tulisan seriusnya di buku-buku dan jurnal akademik atau setidaknya postingan-postingannya yang lebih enteng di media sosial.