Semarak Dakwah Perempuan Muda di Media Sosial: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber |: |[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ ibihtafsir.id] |- |Penulis |: |Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzm |- |Tanggal Pu...')
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ ibihtafsir.id]
|[https://news.detik.com/kolom/d-5033327/semarak-dakwah-perempuan-muda-di-media-sosial news.detik.com]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Dr. [[Nur Rofiah]], Bil. Uzm
|Rizka Nur Laily Muallifa
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|Januari 9, 2022
|Jumat, 29 Mei 2020 14:00 WIB
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ Fatwa, Female, dan Fitnah]
|[https://news.detik.com/kolom/d-5033327/semarak-dakwah-perempuan-muda-di-media-sosial Semarak Dakwah Perempuan Muda di Media Sosial]
|}
|}
Cara pandang perempuan sebagai sumber [[fitnah]] terkait erat dengan cara pandang atas perempuan sebagai objek seksual laki-laki. Setiap inci tubuh perempuan adalah sumber fitnah yang bisa menjadikan laki-laki berbuat ma’shiat sehingga mesti ditutup serapat mungkin. Bahkan suaranya pun dinilai [[aurat]]!
'''Jakarta -''' Kita dan rasa-rasanya masyarakat global secara umum mengalami hari-hari tetap produktif di tengah pandemi, kendatipun lebih banyak berada di rumah. Kejadian ini tentu tidak pernah mampir dalam bayangan kita sebelumnya. Sebagai manusia modern, waktu kita demikian padat untuk melakoni hari-hari bekerja dan berkarya, yang sebelumnya mungkin banyak dilakukan di luar rumah.


Mari kita refleksikan kesadaran kemanusiaan seperti apa yang ada di masyarakat Jahiliyah dan kesadaran kemanusiaan seperti apa pula yang sedang dibangun oleh Islam.
Kini, kita dipaksa keadaan untuk bertahan di rumah demi kemaslahatan diri sendiri dan orang lain. Para ulama dan intelektual muslim pun mengimbau supaya umat Islam melakukan praktik keagamaannya di rumah saja. Termasuk ibadah-ibadah selama Ramadhan dan Syawal. Berbagai pihak yang memiliki otoritas keagamaan mumpuni menyebarluaskan panduan tata laksana beribadah Ramadhan dan Syawal di rumah guna memudahkan umat Islam menjalani keberimanannya.
 
Selama turunnya pada tahun 611-634 M, Islam menggerakkan kesadaran masyarakat Jahiliyah bahwa perempuan dari adalah objek menjadi subjek penuh sistem kehidupan.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]

Menu navigasi