Hijrah Nabi Dulu dan Fenomena Kini: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 9: Baris 9:
Dulu,  
Dulu,  


Nabi hijrah itu meninggalkan Makkah yang kejam, memusuhi perbedaan dan tak memberi ruang pada [[Tauhid]] dan pencerahan.
Nabi [[hijrah]] itu meninggalkan Makkah yang kejam, memusuhi perbedaan dan tak memberi ruang pada [[Tauhid]] dan pencerahan.


Dulu,  
Dulu,  
Baris 35: Baris 35:
Kini,  
Kini,  


Hijrah bagi sebagian kalangan bahkan dijadikan alasan menolak toleransi karena merasa diri paling suci. Lebih menyedihkan, atas nama hijrah empati kepada orang tua sendiri seakan mati. Kudengar cerita ada anak yang merasa sudah berhijrah berkata, “kalau bapak dan ibu sakit parah, itu karena dosa-dosa bapak dan ibu yang bergelimang syirik dan bid’ah. Terimalah itu sebagai kaffarah. Dan biarkan kami mencari selamat dengan berhijrah. “Maa syaa Allah. Inna Lillah  
Hijrah bagi sebagian kalangan bahkan dijadikan alasan menolak toleransi karena merasa diri paling suci. Lebih menyedihkan, atas nama hijrah empati kepada orang tua sendiri seakan mati. Kudengar cerita ada anak yang merasa sudah berhijrah berkata, “kalau bapak dan ibu sakit parah, itu karena dosa-dosa bapak dan ibu yang bergelimang syirik dan [[bid’ah]]. Terimalah itu sebagai kaffarah. Dan biarkan kami mencari selamat dengan berhijrah. “Maa syaa Allah. Inna Lillah  


Begitukah hijrah? Pastilah tidak.  
Begitukah hijrah? Pastilah tidak.  
Baris 48: Baris 48:


[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Video KUPI]]
[[Kategori:Video Ngaji]]
[[Kategori:Ngaji BadriyahFayumi]]
[[Kategori:Ngaji BadriyahFayumi]]
[[Kategori:Puisi BadriyahFayumi]]
[[Kategori:Puisi BadriyahFayumi]]