KUPI dan Perjuangan Panjang Kaum Tertindas: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
Baris 28: Baris 28:
# Sistem al-abawi adalah sebuah sistem yang meletakkan laki-laki sebagai penentu kebijakan/otoritas apapun, baik dalam rumah tangga maupun masyarakt. Dalam sistem ini perempuan dinafikan pendapatnya. Perempuan hanya menerima apa katanya laki-laki. Sistem ini berbau jahiliyah karena itu harus dikritisi dan dilemahkan karena kalau tidak, akan mengembalikan nasib perempuan pada era jahiliyah (jahiliyah modern) dan perjuangan Islam akan sia-sia.
# Sistem al-abawi adalah sebuah sistem yang meletakkan laki-laki sebagai penentu kebijakan/otoritas apapun, baik dalam rumah tangga maupun masyarakt. Dalam sistem ini perempuan dinafikan pendapatnya. Perempuan hanya menerima apa katanya laki-laki. Sistem ini berbau jahiliyah karena itu harus dikritisi dan dilemahkan karena kalau tidak, akan mengembalikan nasib perempuan pada era jahiliyah (jahiliyah modern) dan perjuangan Islam akan sia-sia.


Sebagai kata akhir dalam catatan ini adalah rasa syukur kepada Allah SWT., dan terima kasih kepada panitia yang menunjuk saya sebagai salah satu yang membacakan Ikrar Keulamaan Perempuan. Terima kasih pula kepada yang meminta saya untuk memberikan testimoni tentang KUPI. Dalam testimoni itu saya mengatakan bahwa KUPI bukan sekedar Kongres, akan tetapi saya lebih setuju disebut sebagai Kebangkitan [[Ulama Perempuan Indonesia]]. Sekian semoga bermanfaat.
Sebagai kata akhir dalam catatan ini adalah rasa syukur kepada Allah SWT., dan terima kasih kepada panitia yang menunjuk saya sebagai salah satu yang membacakan Ikrar Keulamaan Perempuan. Terima kasih pula kepada yang meminta saya untuk memberikan testimoni tentang KUPI. Dalam testimoni itu saya mengatakan bahwa KUPI bukan sekedar Kongres, akan tetapi saya lebih setuju disebut sebagai Kebangkitan Ulama Perempuan Indonesia. Sekian semoga bermanfaat.