15.259
suntingan
| Baris 2: | Baris 2: | ||
Uni Yefri berpartisipasi sebagai peserta dalam Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) pada 2017 di Cirebon, Jawa Barat. Sebelumnya juga terlibat dalam halaqah-halaqah serta persiapan menjelang KUPI. Hingga sekarang aktif berjejaring dan ikut bersama yang lain dalam merancang strategi pasca KUPI. | Uni Yefri berpartisipasi sebagai peserta dalam Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) pada 2017 di Cirebon, Jawa Barat. Sebelumnya juga terlibat dalam halaqah-halaqah serta persiapan menjelang KUPI. Hingga sekarang aktif berjejaring dan ikut bersama yang lain dalam merancang strategi pasca KUPI. | ||
== Riwayat Hidup == | == Riwayat Hidup == | ||
Yefri Heriani merupakan anak dari Bapak H. Syamsul Bahri (alm.) dan Ibu Hj. Kartini. Ia menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) di SD Mardisiwi 2 Padang. Setelah lulus SD, ia melanjutkan ke SMPN 8 padang dan ke SMAN 1 Padang. Selepas lulus dari SMA, Uni Yefri melanjutkan kuliah di Jurusan Antropologi FISIP Universitas Andalas di Padang, Sumbar. | Yefri Heriani merupakan anak dari Bapak H. Syamsul Bahri (alm.) dan Ibu Hj. Kartini. Ia menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) di SD Mardisiwi 2 Padang. Setelah lulus SD, ia melanjutkan ke SMPN 8 padang dan ke SMAN 1 Padang. Selepas lulus dari SMA, Uni Yefri melanjutkan kuliah di Jurusan Antropologi FISIP Universitas Andalas di Padang, Sumbar. | ||
== Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | == Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | ||
Keterlibatan Yefri Heriani dalam perjuangan membela kaum perempuan dimulai sejak masih menjadi mahasiswa. Sambil kuliah di Universitas Andalas, Uni Yefri mulai aktif menjadi relawan di Perkumpulan [[Keluarga Berencana]] Indonesia (PKBI) Sumbar. Di PKBI, Yefri mendalami isu keadilan, kesetaraan gender, dan kesehatan reproduksi. Pada 1998, ia mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam kursus gender dan seksualitas yang dilanjutkan dengan kursus penelitian seksualitas pada tahun 1999 di Universitas Indonesia (UI). | Keterlibatan Yefri Heriani dalam perjuangan membela kaum perempuan dimulai sejak masih menjadi mahasiswa. Sambil kuliah di Universitas Andalas, Uni Yefri mulai aktif menjadi relawan di Perkumpulan [[Keluarga Berencana]] Indonesia (PKBI) Sumbar. Di PKBI, Yefri mendalami isu keadilan, kesetaraan gender, dan kesehatan reproduksi. Pada 1998, ia mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam kursus gender dan seksualitas yang dilanjutkan dengan kursus penelitian seksualitas pada tahun 1999 di Universitas Indonesia (UI). | ||
| Baris 27: | Baris 23: | ||
Tahun 2016, WCC Nurani Perempuan juga mengembangkan forum lintas agama. Forum ini beranggotakan tokoh-tokoh agama, baik perempuan dan laki-laki. Forum ini digagas bersama dengan tujuan dapat memberikan dukungan bagi korban yang sering mendapatkan stigma negatif. Kadang stigma itu datang dengan menggunakan penafsiran ajaran agama yang memojokkan perempuan. Sayangnya forum ini belum terfasilitasi dengan baik. | Tahun 2016, WCC Nurani Perempuan juga mengembangkan forum lintas agama. Forum ini beranggotakan tokoh-tokoh agama, baik perempuan dan laki-laki. Forum ini digagas bersama dengan tujuan dapat memberikan dukungan bagi korban yang sering mendapatkan stigma negatif. Kadang stigma itu datang dengan menggunakan penafsiran ajaran agama yang memojokkan perempuan. Sayangnya forum ini belum terfasilitasi dengan baik. | ||
Pada 2017, Yefri aktif dalam pembentukan Jaringan Peduli Perempuan Sumatera Barat (JPP Sumbar). Jaringan ini dibentuk untuk melakukan advokasi dan menjadikan WCC sebagai lembaga rujukan untuk penanganan perempuan korban kekerasan. WCC hingga saat ini masih menjadi koordinator JPP sejak pembentukannya. Jaringan ini juga menjadi forum bersama untuk merespon berbagai isu-isu terkini di Sumbar. | Pada 2017, Yefri aktif dalam pembentukan [[Jaringan]] Peduli Perempuan Sumatera Barat (JPP Sumbar). Jaringan ini dibentuk untuk melakukan advokasi dan menjadikan WCC sebagai lembaga rujukan untuk penanganan perempuan korban kekerasan. WCC hingga saat ini masih menjadi koordinator JPP sejak pembentukannya. Jaringan ini juga menjadi forum bersama untuk merespon berbagai isu-isu terkini di Sumbar. | ||
Forum penyintas, komunitas dan JPP juga menjadi wadah untuk berbagi gagasan-gagasan yang dikembangkan KUPI di tahun 2017. Meskipun tidak secara tekstual, akan tetapi cita-cita yang diperjuangkan KUPI bisa diserap dalam forum, komunitas, dan jaringan-jaringan tersebut. | Forum penyintas, komunitas dan JPP juga menjadi wadah untuk berbagi gagasan-gagasan yang dikembangkan KUPI di tahun 2017. Meskipun tidak secara tekstual, akan tetapi cita-cita yang diperjuangkan KUPI bisa diserap dalam forum, komunitas, dan jaringan-jaringan tersebut. | ||