Pemimpin wanita Pesantren Pondok Kebon Jambu: Wanita bisa memimpin
Info Artikel
| Sumber Original | : | antaranews.com |
| Penulis | : | Pewarta: Vinny Shoffa Salma ; Editor: Ida Nurcahyani |
| Tanggal Publikasi | : | Kamis, 25 Mei 2023 | 21:47 WIB |
| Artikel Lengkap | : | Pemimpin wanita Pesantren Pondok Kebon Jambu: Wanita bisa memimpin |
Jakarta (ANTARA) - Kepala Pendidikan Pesantren Pondok Kebon Jambu Al-Islamy Cirebon Hj. Masriyah Amva menceritakan pengalamannya sebagai pemimpin wanita yang sering dipandang sebelah mata.
Saat ditemui dalam penayangan perdana film “Pesantren”, Hj. Masriyah atau akrab disapa Bu Nyai tersebut kerap mendapat sambutan pro dan kontra karena sebagai wanita ia memimpin sebuah pesantren. Tentunya hal ini sangat jarang terjadi di Indonesia karena biasanya kaum lelaki lebih sering menempati posisi tersebut.
“Saya tidak ingin duduk menjadi pimpinan (pada awalnya),” katanya di Jakarta, Kamis.
Mulanya, Pesantren Pondok Kebon Jambu Al-Islamy didirikan dan dipimpin oleh suaminya, K.H. Muhammad (Alm) pada 1993. Sayangnya, K.H. Muhammad harus menghadap Sang Pencipta di tahun 2006 dan membuat tampuk kepemimpinan pesantren diambil alih oleh anak sulungnya dengan dibantu Bu Nyai di bidang pendidikan. Namun, sang anak meninggal pada tahun 2017 dan membuat kepemimpinan pesantren sebagian besar harus dipegang olehnya. . . . . .