Fatwa, Female, dan Fitnah: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber |: |[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Mubadalah.id] |- |Penulis |: |Nur Rofiah |- |Tanggal Publikasi |: |28/01/2021...')
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Mubadalah.id]
|[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ ibihtafsir.id]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|[[Nur Rofiah]]
|Dr. [[Nur Rofiah]], Bil. Uzm
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|28/01/2021
|Januari 9, 2022
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Berproses Melalui Ngaji KGI]
|[https://ibihtafsir.id/2022/01/09/fatwa-female-dan-fitnah/ Fatwa, Female, dan Fitnah]
|}
|}
[[Mubadalah]].id – [[Ngaji KGI]] (Keadilan Gender Islam) buatku tidak hanya sekedar ngaji tapi juga arena untuk proses pencarian jati diri yang sangat menarik lagi menantang. Khususnya sebagai seorang Muslimah yang hidup pada masa kini di sini. Lingkar Ngaji KGI yang baru masuk episode ketiga tadi malam menjadi ruang bersama untuk merefleksikan tema-tema penting dalam kehidupan. Utamanya tema-tema mendasar yang berkaitan dengan kemanusiaan dan keislaman seorang perempuan.
Cara pandang perempuan sebagai sumber [[fitnah]] terkait erat dengan cara pandang atas perempuan sebagai objek seksual laki-laki. Setiap inci tubuh perempuan adalah sumber fitnah yang bisa menjadikan laki-laki berbuat ma’shiat sehingga mesti ditutup serapat mungkin. Bahkan suaranya pun dinilai [[aurat]]!


Semua tema Ngaji KGI kita bidik melalui lensa [[Keadilan Hakiki|keadilan hakiki]] perempuan dalam Islam. Ini adalah perspektif yang secara sadar mempertimbangkan aneka pengalaman biologis khas perempuan, terutama menstruasi, hamil, melahirkan, nifas, dan menyusui.
Mari kita refleksikan kesadaran kemanusiaan seperti apa yang ada di masyarakat Jahiliyah dan kesadaran kemanusiaan seperti apa pula yang sedang dibangun oleh Islam.
 
Selama turunnya pada tahun 611-634 M, Islam menggerakkan kesadaran masyarakat Jahiliyah bahwa perempuan dari adalah objek menjadi subjek penuh sistem kehidupan.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]