15.259
suntingan
(←Membuat halaman berisi '{| |Sumber |: |[https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr/article/view/19942 Journal of Management Public Policy] |- |Seri |: | Volume 7, Nomer 2, Tahun 2018 |- |T...') |
|||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
|Sumber | |Sumber | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://ojs.bogorhospitalityjournal.com/index.php/bhj/article/view/68 Bogor Hospitality Journal] | ||
|- | |- | ||
|Seri | |Seri | ||
|: | |: | ||
| | |Vol. 4 No. 2 (2020) | ||
|- | |- | ||
|Tahun | |Tahun | ||
|: | |: | ||
| | | 2022-08-18 | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | | Jenal Abidin, Rahmat Darmawan, Revi Agustin Aisyianita (Universitas Negeri Jakarta) | ||
|- | |- | ||
|DOI | |DOI | ||
|: | |: | ||
|https://doi.org/10. | |https://doi.org/10.55882/bhj.v4i2.68 | ||
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Journal | |}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Bogor Hospitality Journal|isbn=2621-3591|pub_date=2022-08-18|cover_artist=|pages=|series=Vol. 4 No. 2 (2020)|author=|title_orig=Bogor Hospitality Journal}} | ||
'''Abstrak''' | '''Abstrak''' | ||
Tujuan penelitian ini adalah untuk | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk penyediaan aksesibilitas bagi wisatawan penyandang disabilitas di lokasi wisata yang ada di Propinsi DKI Jakarta khususnya kawasan Kota Tua terdapat obyek wisata Museum Sejarah Jakarta. Upaya untuk meningkatkan layanan destinasi wisata yang ramah disabilitas sangat diperlukan upaya yang sistematis dari berbagai pihak. Jakarta sebagai kota besar dan ibukota negara menjadi barometer akan pandangan sebuah kota yang modern egaliter dan memberikan pemenuhan hak-haknya kepada masyarakat sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 30 Tahun 2006 Tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan yakni ukuran dasar ruang, jalur pedestrian, jalur pemandu, area parkir, ramp, serta rambu dan marka penanda. | ||
'''Kata Kunci:''' '' | Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadaan fasilitas dan sarana yang ada di lokasi wisata yakni Museum Sejarah Jakarta belum memiliki standarisasi kelayakan sesuai dengan pedoman aksesibilitas untuk penyandang disabilitas, karena beberapa fasilitas yang menjadi standar tidak cukup tersedia, sehingga bisa dikatakan belum aksesibel untuk aksesibilitas dan fasilitas pariwisata untuk penyandang disabilitas di Museum Sejarah Jakarta. | ||
'''Kata Kunci:''' ''aksesibilitas, fasilitas, pariwisata, disabilitas'' | |||
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]] | [[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]] | ||
[[Kategori:Jurnal Kupibilitas]] | [[Kategori:Jurnal Kupibilitas]] | ||