Ikrar Kebon Jambu tentang Keulamaan Perempuan: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi 'Pada pertemuan Halaqah Metodologi Musyawarah Keagamaan di Jakarta, 4-6 April 2017, dirumuskan draft pernyataan sikap mengenai eksistensi, peran dan kipran keulamaan pe...')
 
Baris 3: Baris 3:
Di acara Penutupan KUPI, 27 April 2017, di hadapan lebih dari 1000 peserta, pengamat, dan tamu undangan, Ikrar ini dibacakan oleh tiga orang peserta. Yaitu Ibu Nyai Hj. Umdatul Choirat dari Jombang, Ibu Mariatul Asiah dari Banjarmasin, dan Ibu Raudlatul Miftah dari  Madura.  
Di acara Penutupan KUPI, 27 April 2017, di hadapan lebih dari 1000 peserta, pengamat, dan tamu undangan, Ikrar ini dibacakan oleh tiga orang peserta. Yaitu Ibu Nyai Hj. Umdatul Choirat dari Jombang, Ibu Mariatul Asiah dari Banjarmasin, dan Ibu Raudlatul Miftah dari  Madura.  


'''Ikrar Kebon Jambu tentang Keulamaan Perempuan'''
{| class="wikitable"
 
!
 
=== '''Ikrar Kebon Jambu tentang Keulamaan Perempuan''' ===
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ.
|-
 
|بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ.
 
|-
Kami dengan keyakinan sepenuh hati menyatakan bahwa:
|Kami dengan keyakinan sepenuh hati menyatakan bahwa:
 
Perempuan adalah manusia yang memiliki seluruh potensi kemanusiaan sebagaimana laki-laki melalui akal budi dan jiwa raga. Semua ini adalah anugerah Allah Swt yang diberikan kepada setiap manusia yang tidak boleh dikurangi oleh siapapun atas nama apapun.
Perempuan adalah manusia yang memiliki seluruh potensi kemanusiaan sebagaimana laki-laki melalui akal budi dan jiwa raga. Semua ini adalah anugerah Allah Swt yang diberikan kepada setiap manusia yang tidak boleh dikurangi oleh siapapun atas nama apapun.


Baris 28: Baris 27:


Cirebon, 27 April 2017 (30 Rajab 1438 H)
Cirebon, 27 April 2017 (30 Rajab 1438 H)
|}
[[Kategori:Hasil Kongres]]
[[Kategori:Hasil Kongres]]