Kongres Ulama Perempuan Indonesia Hasilkan 8 Rekomendasi: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi '''Tim Redaksi'' | ''26 Nov 2022 23:18'' jmpl|500x500px|''Foto: Dok. Antara'' JAKARTA - Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) kedua m...')
 
 
(6 revisi antara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
''Tim Redaksi''  ''26 Nov 2022 23:18''
'''Info Artikel'''
[[Berkas:Brtkupi2-133.jpg|jmpl|500x500px|''Foto: Dok. Antara'']]
{|
|Sumber Original
|:
|[https://voi.id/berita/230915/kongres-ulama-perempuan-indonesia-hasilkan-8-rekomendasi voi.id]
|-
|Penulis
|:
|Tim Redaksi
|-
|Tanggal Terbit
|:
|26 Nov 2022 23:18
|-
|Artikel Lengkap
|:
|[https://voi.id/berita/230915/kongres-ulama-perempuan-indonesia-hasilkan-8-rekomendasi Kongres Ulama Perempuan Indonesia Hasilkan 8 Rekomendasi]
|}[[Berkas:Brtkupi2-133.jpg|jmpl|500x500px|''Foto: Dok. Antara'']]
 
JAKARTA - Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) kedua menghasilkan delapan rekomendasi yang diserahkan kepada pemangku kepentingan untuk ditindaklanjuti dan diterapkan dengan berbagai kebijakan yang dapat melindungi hak-hak dan menciptakan keadilan bagi perempuan.
JAKARTA - Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) kedua menghasilkan delapan rekomendasi yang diserahkan kepada pemangku kepentingan untuk ditindaklanjuti dan diterapkan dengan berbagai kebijakan yang dapat melindungi hak-hak dan menciptakan keadilan bagi perempuan.


Ketua Panitia Pengarah KUPI II [[Masruchah]] berharap peserta kongres bisa membagi pengetahuan dan catatan-catatan rekomendasi untuk biasa disalurkan kepada keluarga, ruang sosial, dan ruang-ruang lain di mana mereka berada.
Ketua Panitia Pengarah KUPI II [[Masruchah]] berharap peserta kongres bisa membagi pengetahuan dan catatan-catatan rekomendasi untuk biasa disalurkan kepada keluarga, ruang sosial, dan ruang-ruang lain di mana mereka berada.


"Tugas kita semua bagian dari [[jaringan]] Kongres Ulama Perempuan Indonesia adalah memastikan bagaimana pengetahuan yang didapat di sini dibagi di ruang-ruang di mana kita ada," ujarnya saat menutup kegiatan kongres di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari, Jepara, Jawa Tengah, dikutip dari Antara, Sabtu 26 November.
"Tugas kita semua bagian dari [[jaringan]] [[Kongres Ulama Perempuan Indonesia]] adalah memastikan bagaimana pengetahuan yang didapat di sini dibagi di ruang-ruang di mana kita ada," ujarnya saat menutup kegiatan kongres di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari, Jepara, Jawa Tengah, dikutip dari Antara, Sabtu 26 November.


Kegiatan kongres berlangsung di pondok pesantren Hasyim Asy'ari, Jepara, Jawa Tengah, pada 24-26 November 2022. Kongres ini dihadiri oleh para ulama perempuan dari 31 negara dan ratusan ulama perempuan dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan kongres berlangsung di pondok pesantren Hasyim Asy'ari, Jepara, Jawa Tengah, pada 24-26 November 2022. Kongres ini dihadiri oleh para ulama perempuan dari 31 negara dan ratusan ulama perempuan dari berbagai daerah di Indonesia.
Baris 35: Baris 52:
Anggota DPD RI [[Gusti Kanjeng Ratu Hemas]] mengatakan pihaknya akan meneruskan rekomendasi itu kepada anggota parlemen lainnya untuk ditindaklanjuti menjadi kebijakan.
Anggota DPD RI [[Gusti Kanjeng Ratu Hemas]] mengatakan pihaknya akan meneruskan rekomendasi itu kepada anggota parlemen lainnya untuk ditindaklanjuti menjadi kebijakan.


"Rekomendasi ini memang menjadi topik yang menggelisahkan kita semua khususnya bagi masyarakat perempuan. Di sinilah tentunya harapan saya dukungan terhadap penyelenggaraan KUPI II menunjukkan hadirnya fatwa-fatwa keagamaan yang ramah kepada perempuan," kata Hemas.
"Rekomendasi ini memang menjadi topik yang menggelisahkan kita semua khususnya bagi masyarakat perempuan. Di sinilah tentunya harapan saya dukungan terhadap penyelenggaraan KUPI II menunjukkan hadirnya [[fatwa]]-fatwa keagamaan yang ramah kepada perempuan," kata Hemas.


Sementara itu, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM Abu Rokhmad menuturkan bahwa gerakan ulama perempuan saat ini telah menjadi mitra strategis Kementerian Agama.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM Abu Rokhmad menuturkan bahwa gerakan ulama perempuan saat ini telah menjadi mitra strategis Kementerian Agama.


"Mohon komunikasi terus kita jalin sehingga kita bisa berkolaborasi dengan Kongres Ulama Perempuan Indonesia," pungkasnya.
"Mohon komunikasi terus kita jalin sehingga kita bisa berkolaborasi dengan Kongres Ulama Perempuan Indonesia," pungkasnya.
 
[[Kategori:Berita]]
 
[[Kategori:Berita Kongres 2]]
Sumber: https://voi.id/berita/230915/kongres-ulama-perempuan-indonesia-hasilkan-8-rekomendasi
[[Kategori:Berita Online Kongres 2]]
[[Kategori:Berita KUPI2]]