Penjelasan tentang Perempuan Bukan Sumber Fitnah: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Nama Media |: |[https://magdalene.co/ Magdalene.co] |- |Penulis |: |Jasmine Floretta V.D |- |Tanggal Publikasi |: |December 2, 2022 |- |Artikel...')
 
 
(2 revisi antara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel'''
'''Info Artikel'''
{|
{|
|Nama Media
|Sumber
|:
|:
|[https://magdalene.co/ Magdalene.co]
|[https://nu.or.id/nasional/penjelasan-tentang-perempuan-bukan-sumber-fitnah-uVfpK nu.or.id]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Jasmine Floretta V.D
|Nuriel Shiami Indiraphasa
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|December 2, 2022
|<nowiki>Senin, 13 September 2021 | 03:00 WIB</nowiki>
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://magdalene.co/story/profil-kiai-faqihuddin-abdul-kodir/ Faqihuddin Abdul Kodir, Ulama Lelaki, Pejuang Keadilan Gender]
|[https://nu.or.id/nasional/penjelasan-tentang-perempuan-bukan-sumber-fitnah-uVfpK Penjelasan tentang Perempuan Bukan Sumber Fitnah]
|}
|}
''Dengan pendekatan tafsir [[mubadalah]], Kiai Faqih memperkenalkan agama Islam yang lebih adil gender.''
Jakarta, NU Online


Buat sebagian intelektual Muslim, mungkin sudah cukup familier dengan nama [[Faqihuddin Abdul Kodir]]. Ia termasuk salah satu penggagas metode tafsir Islam ''mubadalah,'' yang ramah gender dalam Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) pada 23 hingga 24 November lalu.
Penulis buku Perempuan (Bukan) Sumber [[Fitnah]], H [[Faqihuddin Abdul Kodir]] mengatakan bahwa tak hanya fitnah, perempuan pun bisa jadi anugerah. Berangkat dari serenteng persoalan fitnah yang dianggap bersumber dari perempuan, Kiai Faqih menjawabnya melalui sejumlah [[hadits]] yang tertuang dalam buku tersebut.
 
Pada acara bedah buku Perempuan (Bukan) Sumber Fitnah, Ahad (12/9/2021) Kang Faqih mengatakan fitnah yang dianggap melekat pada perempuan seperti perempuan penghuni neraka terbanyak, perempuan berparfum dianggap berzina, shalatnya perempuan lebih baik di kamar paling gelap dan tersembunyi, dan beberapa pandangan cenderung negatif terhadap perempuan lainnya. Pandangan-pandangan itu membuat banyak pihak kerap meyakini perempuan dari sisi nirca, yakni sisi fitnah, sisi salah, sisi dosa, sisi neraka, sisi [[aurat]], sisi mahram.


Pria yang akrab dipanggil Kang Faqih itu sendiri merupakan ulama lelaki yang menulis banyak artikel atau buku hukum Islam (''fiqih'') mengenai perempuan. Ia juga aktif dalam pemberdayaan perempuan di akar rumput. Dalam hal ini, ia kerap mempertemukan para aktivis feminis, orang-orang dari [[lembaga]] kemasyarakatan, pemerintah, akademisi, maupun sesama ulama perempuan yang punya visi membangun peradaban berkeadilan.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]