Kebangkitan Ulama Perempuan Islam Tradisional dan Beberapa Catatan: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber Original |: |[https://www.kompas.id/baca/opini/2022/11/17/fatwa-dari-perempuan-untuk-semesta?open_from=Search_Result_Page Kompas] |- |Pen...')
 
 
(3 revisi antara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel'''
'''Info Artikel'''
{|
{|
|Sumber Original
|Sumber
|:
|:
|[https://www.kompas.id/baca/opini/2022/11/17/fatwa-dari-perempuan-untuk-semesta?open_from=Search_Result_Page Kompas]
|[https://jabar.nu.or.id/opini/kebangkitan-ulama-perempuan-islam-tradisional-dan-beberapa-catatan-bEYtP jabar.nu.or.id]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|[[Yulianti Muthmainnah]]
|Amin Mudzakkir
|-
|-
|Tanggal Terbit
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|<nowiki>18 November 2022 | 05:47 WIB</nowiki>
|22 Desember 2022
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://www.kompas.id/baca/opini/2022/11/17/fatwa-dari-perempuan-untuk-semesta?open_from=Search_Result_Page Fatwa dari Perempuan untuk Semesta]
|[https://jabar.nu.or.id/opini/kebangkitan-ulama-perempuan-islam-tradisional-dan-beberapa-catatan-bEYtP Kebangkitan Ulama Perempuan Islam Tradisional dan Beberapa Catatan]
|}
|}Meski telah mendaftar menjadi peserta [[KUPI]] (Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia) II, saya batal berangkat ke sana. Sejumlah tugas membuat saya harus berjibaku di Tasikmalaya dan Jakarta. Meski demikian, melihat kemeriahan sebagaimana ditampilkan oleh para peserta di media sosial, saya ikut merasa senang atas pencapaian para ulama perempuan Islam tradisional yang luar biasa.
<blockquote>Dapatkah pengalaman dan penderitaan perempuan korban dipertimbangkan para penyusun [[fatwa]]? Bertanyakah pada perempuan korban, apa dukungan agama untuk mereka? Muhammadiyah-Aisyiyah dan [[KUPI]] punya peran strategis.</blockquote>Bagi perempuan aktivis Muhammadiyah-Aisyiyah dan Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia, November ini adalah momen penting. Pertama, bulan ini dilangsungkan Muktamar Ke- 48 Muhammadiyah-Aisyiyah di Solo (18-20/11/2022).


Kedua, bulan ini juga dilangsungkan [[Kongres Ulama Perempuan Indonesia]] (KUPI) Ke-2 di Semarang dan Jepara (23-26/11/2022). Pada 26 November hari pertama dimulainya Kampanye 16 Hari Antikekerasan terhadap Perempuan dan pada 29 November Hari Perempuan Pembela HAM.
KUPI adalah kebangkitan ulama perempuan Islam tradisional. Para penggagasnya berlatar belakang pesantren Islam tradisional. Beberapa saya kenal secara langsung, beberapa yang lain saya kenal melalui tulisan-tulisan seriusnya di buku-buku dan jurnal akademik atau setidaknya postingan-postingannya yang lebih enteng di media sosial.


[[Kategori:Berita KUPI]]
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]]
[[Kategori:Berita 2022]]