Tadarus Subuh ke-95: Rasulullah SAW. Tidak Diutus Sebagai Pelaknat, Melainkan Sebagai (Pembawa) Rahmat

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Minggu, 07 Januari 2024

Rasulullah Saw. Senantiasa menegaskan dan memberi contoh secara nyata tentang bagaimana menebarkan kasih sayang kepada seluruh penduduk bumi.

Bahkan suatu ketika, dikisahkan ada orang yang meminta untuk melaknat orang musyrik, dengan tegas Rasul menyatakan bahwa beliau diutus bukan sebagai pelaknat, namun sebagai pembawa rahmat.

Selain itu, ada pula kisah keteladanan beliau untuk tetap mendoakan kebaikan dan mencegah azab kepada orang yang menyakiti beliau.

Mari mengaji Hadis bersama tentang Rasulullah SAW. Tidak Diutus Sebagai Pelaknat, Melainkan Sebagai (Pembawa) Rahmat

(Hadis dikutip dari Kitab Nabiyyurrahmah)

Narasumber : Dr. Hj. Farida Ulvi Na'imah, M.H.I
  • Dosen Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto
  • Aswaja NU Center Sidoarjo
Narasumber : Dr. Faqihuddin Abdul Kodir
  • Muallif Kitab Nabiyyurrahmah
  • Penulis Buku Perempuan (bukan) Sumber Fitnah!
  • Penulis Buku Perempuan (bukan) Makhluk Domestik
Link Video : https://www.youtube.com/watch?v=BQ3_HyJGkc0