Suplemen Swara Rahima Edisi 20; Harta Gono-gini: Mencari Formula yang Adil untuk Perempuan
Informasi Suplemen:
| Sumber | : | Swara Rahima |
| Tema | : | Harta Gono-gini: Mencari Formula yang Adil untuk Perempuan |
| Penulis | : | Fatimah dan Yulianti Muthmainnah |
| Editor | : | Nur Achmad |
| Seri | : | Edisi 20, Desember2006 |
| Penerbit | : | Rahima |
| Link Download | : | Download |
![]() | |
| Judul | Suplemen Swara Rahima Edisi 20 |
|---|---|
| Seri | Edisi 20, Desember 2006 |
| Penerbit | Rahima |
| Download Suplemen | |
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Dalam menandai usia sampai pada edisi ke-20, Redaksi menghadirkan Suplemen khusus untuk para pembaca yang Swara Rahima yang telah budiman. Suplemen ini ditulis oleh dua orang alumni Program Pengkaderan Ulama Perempuan yang diselenggarakan Rahima beberapa waktu lalu. Diharapkan, suplemen ini bisa menjadi wahana berkarya bagi pemikir-pemikir muda Islam untuk menuangkan gagasan-gagasan seputar Islam dan Hak-hak Perempuan.
Tema suplemen yang kini ada di tangan pembaca membahas seputar harta gono-gini yang seringkali belum banyak dipahami oleh masyarakat umum. Harta gonogini sebagai harta bersama (suami-istri) yang hanya muncul, jika sebuah pernikahan berakhir, baik karena meninggalnya salah satu pasangan atau karena perceraian. Apa sebenarnya yang dimaksud harta gonogini? Bagaimana menyikapi dan membaginya, bila pernikahan harus berakhir tak terelakkan? Bagaimana menurut pandangan para ulama Islam?
Tema-tema lain seputar Islam dan Hak-hak Perempuan juga akan hadir dalam suplemen edisi berikutnya. Mudah-mudahan suplemen ini dapat menjadi teman diskusi yang baik bagi segenap pembaca Swara Rahima. Selamat membaca.
Wassalam,
Redaksi
