Ngaji 60 Hadits Perempuan: Hadits ke-55 tentang Yang Mau Ibadah, Pikirkan : Apakah Akan Mengganggu Pasangannya

Dari Kupipedia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Isi hadits kelima puluh lima yang dibahas:


عَنْ أَبِى سَعِيدٍ قَالَ جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم وَنَحْنُ عِنْدَهُ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ زَوْجِى صَفْوَانَ بْنَ الْمُعَطَّلِ يَضْرِبُنِى إِذَا صَلَّيْتُ وَيُفَطِّرُنِى إِذَا صُمْتُ وَلاَ يُصَلِّى صَلاَةَ الْفَجْرِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ. قَالَ وَصَفْوَانُ عِنْدَهُ. قَالَ فَسَأَلَهُ عَمَّا قَالَتْ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَمَّا قَوْلُهَا يَضْرِبُنِى إِذَا صَلَّيْتُ فَإِنَّهَا تَقْرَأُ بِسُورَتَيْنِ وَقَدْ نَهَيْتُهَا. قَالَ فَقَالَ «لَوْ كَانَتْ سُورَةً وَاحِدَةً لَكَفَتِ النَّاسَ». وَأَمَّا قَوْلُهَا يُفَطِّرُنِى فَإِنَّهَا تَنْطَلِقُ فَتَصُومُ وَأَنَا رَجُلٌ شَابٌّ فَلاَ أَصْبِرُ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَئِذٍ «لاَ تَصُومُ امْرَأَةٌ إِلاَّ بِإِذْنِ زَوْجِهَا». وَأَمَّا قَوْلُهَا إِنِّى لاَ أُصَلِّى حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَإِنَّا أَهْلُ بَيْتٍ قَدْ عُرِفَ لَنَا ذَاكَ لاَ نَكَادُ نَسْتَيْقِظُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ. قَالَ «فَإِذَا اسْتَيْقَظْتَ فَصَلِّ». رواه أبو داود في سننه، رقم الحديث: 2461


Terjemahan: Abu Sa’id Ra. berkata Ada seorang perempuan yang datang menemui Nabi Saw. Kami, para sahabat, sedang bersamanya. Perempuan itu menyampaikan sesuatu: “Wahai Rasul, suami saya Safwan bin Mu’attal memukul saya kalau saya shalat, dan memaksa saya berbuka kalau saya berpuasa, dia juga kalau shalat Subuh sudah terbit matahari”. Di samping Nabi Saw, juga duduk Safwan sang suami. Nabi Saw mengkonfirmasi keluhan itu kepada Safwan. Ia menjawab: “Wahai Rasulullah, soal pemukulan itu, dia kalau shalat membaca dua surat, padahal sudah saya larang”. Ia melanjutkan: “Padahal satu surat saja, karena panjang, membuat orang cukup lelah”. “Soal puasa itu, saya anak muda yang masih tidak mampu menahan diri”. Kemudian Rasulullah Saw menimpali saat itu: “Seorang istri janganlah berpuasa tanpa seizin suaminya”. “Adapun soal shalat Subuh saat terbi matahari, kami dari keluarga yang dikenal mengenai hal ini, kami hampir sulit untuk bangun pagi kecuali saat terbit matahari”. “Ya sudah, kalau kamu bangun, bergegaslah shalat”, seru Nabi Saw. (Sunan Abu Dawud).

Sumber Hadits: Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya (no. hadits: 2461), dan Imam Ahmad dalam Musnad-nya (no. hadts : 11980, dan 11938). [Oct 30, 2019]