Majalah Swara Rahima Edisi 50; Santri, Seksualitas, dan Teknologi Informasi

Dari Kupipedia

Informasi Majalah:

Sumber : Swara Rahima
Nama Majalah : Majalah Swara Rahima
Tema : Santri, Seksualitas, dan Teknologi Informasi
Seri : Nomor 50 Tahun XV, November 2015
Penerbit : Rahima
Link Download : Download

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Majalah Swara Rahima Edisi 50; Santri, Seksualitas, dan Teknologi Informasi
Majalah Swara Rahima Edisi 50.png
JudulMajalah Swara Rahima Edisi 50
SeriNomor 50 Tahun XV, November 2015
PenerbitRahima
Download Majalah

Pembaca Swara Rahima yang setia…

Alhamdulillah, puji syukur kita ucapkan ke hadirat Allah swt., yang masih memberi kita kesempatan untuk memasuki tahun baru 1437 H dan insyaallah mengisinya dengan ibadah, amal saleh, dan kerja-kerja kemanusian yang lebih baik. Shalawat dan salam, semoga selalu tercurah pada Rasululullah saw., yang mengajak kita untuk terus belajar dan menuntut ilmu, sejak dari buaian hingga ke liang lahat.

Rasa syukur ini juga perlu kami ungkapkan, karena majalah Swara Rahima yang pertama kali terbit pada Mei 2001, telah berhasil bertahan hingga edisi ke-50. Media informasi seputar Islam, gender, dan hak-hak perempuan ini secara lengkap juga bisa diakses melalui website Rahima di www.rahima.or.id termasuk lima rubrik yang disajikan dalam English version. Dengan demikian, pembaca dari mancanegara seperti AS, Malaysia, Singapore, UK, Australia, Tiongkok, Belgia, India, Pakistan, dll. bisa turut menikmati sajiannya.

Pembaca Swara Rahima yang bijaksana…

Kehadiran teknologi informasi telah sanggup meretas batas-batas dunia. Kita menjadi semakin terhubung dengan hadirnya berbagai piranti teknologi informasi, seperti internet serta beragam media sosial di dalamnya. Acapkali, masih banyak orang tua merasa khawatir bahwa kemudahan ini bisa membuat putra-putri mereka terjebak dalam kenakalan remaja, menjadi korban bullying, pelecehan seksual bahkan pergaulan bebas yang diidentikkan dengan dampak negatif interaksi di dunia maya. Padahal para santri yang masih berusia remaja ini juga perlu mengakses informasi seluas-luasnya mengenai beragam isu dari berbagai belahan dunia, menemukan kitab-kitab klasik yang selain lengkap juga tersaji dengan cara yang mudah, dengan suasana dialog yang sehat orang tua dan guru selama masa tumbuh kembang mereka. Untuk itulah, Swara Rahima edisi ke-50 ini hadir dengan topik “Santri, Seksualitas, dan Teknologi (Informasi)”

Topik di atas akan dikaji secara mendalam dalam rubrik Fokus. Tentu saja dilengkapi dengan sajian wawancara di rubrik Opini bersama narasumber Maulida Raviola (Koordinator Pamflet Generasi) dan Dra. Hj. Chusna Arifah, SPd. M.Pdi, (pendidik dan pengasuh PP. Darussalam, Ciamis). Beragam artikel dengan tema senada karya mitra Rahima tersaji dalam tulisan Istiqanitha (Akhwatuna), Rinaldi Ridwan (Kiprah). Kajian dari perspektif agama secara mendalam terhadap topik di atas, juga tersaji di rubrik Tafsir Alquran yang diasuh oleh Dr. Nur Rofiah, Bil ’Uzhm dan Dirasah Hadis yang diasuh oleh Ustadz Dr. Faqihuddin Abdulkodir, MA .

Maman Abdurrahman menuturkan update informasi kandasnya proses Judicial Reviewterkait upaya untuk menaikkan usia minimum menikah di tangan MK. Suplemen yang ditulis oleh Mawardi berjudul Santri Juga Remaja, menyajikan laporan penelitian yang dilakukan oleh Rahima terkait dengan Kesehatan Reproduksi dan Kebersihan Diri Santri di 27 pesantren di Jawa Timur beberapa bulan yang lalu sebagai bekal advokasi kita untuk memperjuangkan pendidikan dan informasi kespro yang ramah remaja. Artikel dan tulisan lain dalam rubrik Teropong, Refleksi, Cerpen dan lain-lain tentu tak kalah menariknya.

Para pembaca yang berbahagia…

Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri, yang berdekatan dengan peringatan Sumpah Pemuda di 28 Oktober, serta momen kampanye 16 hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi kita untuk terus membela kelompok yang dilemahkan.

Tetaplah saling belajar dan berbagi informasi, dan jadikanlah teknologi informasi sebagai ladang amal kita untuk membangun saling keterhubungan dalam relasi yang adil dan setara serta menghargai sesama manusia. Akhirnya, kami ucapkan Selamat membaca!

Wassalam

Redaksi